Rahasia Rumah Tangga Harmonis dan Bahagia untuk Pasangan Muda

Rumah tangga harmonis adalah rumah tangga bahagia, itu idealnya.

Pernikahan seperti itulah yang selalu menjadi idaman setiap pasangan di dunia.

Bagi pasangan muda, untuk bisa menjadikan rumah tangga mereka harmonis dan bahagia tentu saja lebih sulit dibanding pasangan yang sudah lama menikah.

Hal ini lebih disebabkan karena keduanya biasa masih saling mempertahankan egonya dan cenderung sulit untuk saling mengalah saat ada sedikit perselisihan.

Terkadang karena masalah yang sepele namun kerap dibuat jadi besar.

Karena itulah pertengkaran lebih sering terjadi pada pasangan baru menikah.

Tapi tidak berarti mereka yang sudah lama menikah selalu menjadi lebih baik.

Hanya saja pasangan yang telah lama berumah tangga bisa lebih dewasa saat menghadapai berbagai permasalahan rumah tangga.

Mereka lebih memikirkan jauh masa depan rumah tangga dan keluarga.

Itulah yang membuat mereka bisa bertahan.

Andai sedikit saja diantara pasangan mau lebih memahami tentang arti sebuah rumah tangga, mungkin keutuhan setiap pernikahan akan tetap terjaga dengan baik.

Coba saja kita tengok,

Betapa dahsyatnya ujian dan prahara silih berganti bermunculan dalam kehidupan rumah tangga.

Bagi setiap pasangan baru menikah, pada awalnya mereka tidak pernah memikirkan ujian atau permasalahan yang akan dihadapi dalam sebuah pernikahan.

Biasanya yang mereka pikir hanya hal indahnya saja.

Mungkin Anda benar, pernikahan merupakan ikatan janji suci yang harus selalu dijaga dan dihormati kedua belah pihak.

Memang, begitu mudah untuk sebuah teori. Tapi pada kenyataannya sungguh diluar dugaan.

Sangat sulit..

Baca : Waspadai Sindrom Patah Hati, dan Kenali Tanda-tandanya!

Seperti kita ketahui, begitu banyak orang yakin untuk menikah, namun pada akhirnya mereka menyerah, bahkan yang lebih parahnya lagi mereka memilih untuk bercerai.

Sangat memilukan memang. Tapi itulah hidup, banyak hal yang selalu tidak pernah terduga.

Lalu, apa yang salah dari semua ini?

Entahlah,

Rumah tangga bahagia selalu menjadi dambaan bagi setiap pasangan suami istri.

Oleh karenanya sangat penting bagi setiap pasangan untuk mempelajari sekaligus memahami dengan sungguh-sungguh hal apa saja yang bisa menguatkan sebuah pernikahan.

Banyak orang yang lupa bahkan malas untuk mengetahui banyak hal tentang ini, kebanyakan dari kita merasa tidak perlu lagi pengetahuan mengenai rumah tangga.

Bahkan mereka terlalu yakin bahwa rumah tangga yang dibangunnya akan bertahan selamanya.

Sesungguhnya banyak hal yang bisa dilakukan dalam menjaga keutuhan sebuah rumah tangga. Sejauh mana pasangan suami istri mampu menjalani berbagai hal bersama dan terampil menyelesaikan konflik yang terjadi di dalamnya.

Bahkan dalam Islam, menjaga keutuhan rumah tangga harmonis adalah wajib hukumnya bagi kedua pasangan.

Baca : Istri Idaman Pria yang Akan Membuat Bahagia

Ikatan cinta kasih antara suami, istri dan anak-anak juga sering kali terjalin kuat karena hal-hal kecil yang dilakukan dengan ketulusan hati.

Begitu juga sebaliknya, terkadang hal yang kita anggap kecil justru menjadi malapetaka bagi kelanggengan rumah tangga.

rumah tangga bahagia

Di bawah ini beberapa tips bagaimana agar rumah tangga harmonis.

10 Kunci Rumah Tangga Bahagia dan Harmonis

1. Saling Menghormati

Terdengar sepele, bahkan semua pasangan suami istri tahu akan hal ini. Namun pada pelaksanaannya seringkali diabaikan.

Menghormati dan saling menghargai antara pasangan suami istri menjadi hal mutlak untuk direalisasikan dalam menjaga keutuhan rumah tangga bahagia.

Menghormati keberadaan suami atau istri yang mendampingi Anda akan membuat pasangan Anda merasa dihargai. Tidak peduli apakah Anda lebih tua atau lebih muda dibandingkan pasangan Anda.

Yang terpenting perilaku saling menghormati antara Anda dan pasangan harus tercipta dan terjaga. Menjaga nama baik dan harga diri pasangan Anda adalah salah satu cara dari sikap saling menghormati.

2. Komunikasi

Kenapa komunikasi penting dalam kehidupan berumah tangga?

Komunikasi secara sederhana dapat diartikan sebagai penyampaian informasi berupa pesan, ide atau gagasan maupun menyampaikan perasaan dari satu pihak ke pihak lain.

Perlu kiranya Anda mengetahui seberapa pentingnya komunikasi dalam keluarga, yaitu untuk mempererat hubungan keluarga agar lebih saling mengenal, sebagai jembatan solusi terhadap permasalahan yang muncul, membangun keceriaan dan kehangatan sehingga menambah semangat hidup.

3. Saling Pengertian

Bencana dalam rumah tangga seringkali terjadi akibat tidak adanya saling pengertian antara suami dan istri.

Kebanyakan dari pasangan rumah tangga sulit sekali untuk bisa menerima kekurangan dan kelebihannya.

Padahal sejatinya, ketika memutuskan berumah tangga tentu masing-masing pihak telah siap menerima segala kekurangan dan kelebihan pasangan dalam perjalanan mengarungi biduk rumah tangga.

Disinilah pentingnya saling pengertian.

Bagaimana dengan Anda?

4. Jujur

Kejujuran bukan saja harus diterapkan dalam pekerjaan saja, namun dalam rumah tanggapun harus diutamakan.

Salah satu kunci rumah tangga harmonis adalah kejujuran. Bagaimana bisa sebuah rumah tangga tidak dilandasi kejujuran?

Konteks jujur dalam rumah tangga adalah berani mengakui kesalahan yang telah diperbuat dan berjanji untuk tidak melakukannya kembali dikemudian hari.

Jika hal seperti ini terus Anda jaga dalam keseharian rumah tangga, maka resiko hancurnya sebuah pernikahan sangat kecil.

Namun jika kebohongan demi kebohongan selalu Anda buat dan Anda pendam tanpa mengakuinya, maka tinggal menunggu saja waktu hancurnya rumah tangga Anda.

5. Saling Memberikan Pujian

Jangan sungkan untuk memberikan pujian untuk pasangan Anda.

Tentunya dengan membuat pujian untuk pasangan, akan memberikan rasa bahagia. Bukan cuma itu, memberikan pujian akan membuat pasangan Anda akan merasa dihargai.

Ada beberapa contoh pujian yang dapat membuat pasangan Anda merasa bahagia dan dihargai,

Untuk suami, Anda bisa memberikan pujian atas masakan yang dibuatkan istri. Istripun demikian, misalnya setelah suami selesai memperbaiki peralatan rumah yang rusak, tidak ada salahnya istripun memberikan pujiannya kepada suaminya.

Atau yang sering terjadi adalah ketika pasangan suami istri saling memberikan pujian mengenai fisik dari masing-masing misalnya tentang hidungnya yang mancung, bulu matanya yang lentik atau mungkin giginya yang rapi dan putih.

Dengan saling memuji maka akan menciptakan prestasi tersendiri untuk pasangannya.

6. Saling Menguatkan

Berada pada kondisi sulit dalam sebuah rumah tangga memang sering terjadi.

Idealnya, jika pasangan Anda tengah dilanda kesulitan maka salah satunya akan memberi dukungan dan menguatkan hatinya.

Belajarlah untuk bisa saling memberikan semangat, sesuai dengan janji pernikahan yang sah untuk saling mendukung satu sama lainnya.

Bahkan sesungguhnya sepasang suami istri harus rela bersama-sama terlibat dalam situasi suka dan duka.

Bagaimana dengan Anda?

7. Pembagian Tugas

Keharmonisan hanya bisa tercapai apabila ada keseimbangan, termasuk dalam hal pembagian tugas dalam rumah tangga.

Oleh karena itu, bicarakanlah baik-baik dengan pasangan Anda tentang tugas-tugas harian yang harus dikerjakan.

Sepakatilah siapa yang harus bertanggung jawab untuk tugas tertentu, dan jangan ragu untuk meminta bantuan setiap kali Anda mengalami kesulitan.

Pembagian tugas yang baik juga akan membuat pekerjaan sehari-hari lebih efisien dan cepat terselesaikan, akibatnya Anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk bersantai dan bersenang-senang dengan keluarga.

8. Berdo’a

Mengingat Sang Pencipta alam merupakan kewajiban setiap insan

Hubungan suami istri yang harmonis tidak akan tercipta tanpa peran serta doa di dalamnya. Ritual saling mendoakan akan membuat masing-masing pasangan menjadi merasa sangat penting di mata pasangannya.

Menyelipkan doa-doa juga akan membuat Rumah tangga Anda lebih bahagia, saling menyadari bahwa Anda dan pasangan Anda benar-benar saling mencintai.

Libatkan selalu keberadaan Tuhan di tengah-tengah rumah tangga Anda. Dengan demikian diharapkan kebaikan-kebaikan akan selalu hadir di tengah-tengah keluarga sehingga keharmonisan antara suami dan istri tetap terjaga.

9. Ciptakan Suasana Romantis

Dalam rumah tangga, menciptakan suasana romantis seringkali menjadi hal yang penting guna menjaga keharmonisan.

Memang tidak semua orang bisa mempunyai jiwa romantis. Bahkan ada beberapa diantaranya yang sama sekali tidak mengerti apa yang dapat dilakukan sebagai bentuk dari romantis itu sendiri.

Beberapa contoh sikap romantis yang bisa semua orang lakukan untuk pasangannya, termasuk mungkin untuk Anda.

Disaat bangun pagi, Anda dapat memberikan ciuman atau kecupan di kening sambil mengucapkan, “Selamat pagi sayang ..”

Atau mungkin disaat pasangan Anda berulang tahun, Anda dapat memberikannya seikat bunga mawar yang diberikan selipan kartu ucapan, Selamat ulang tahun sayangku.. Semoga panjang umur dan kita berdua selalu bahagia”

Hal-hal kecil seperti itu akan sangat membahagiakan hati pasangan Anda sehingga menjadi ciri rumah tangga bahagia.

10. Bersyukur

Inilah yang sering dilupakan banyak pasangan, bersyukur.

Bersyukur kepada Allah, Tuhan yang Maha Kuasa merupakan hal sangat penting dalam kehidupan.

Dengan bersyukur biasanya orang akan lebih tenang dan bahagia dalam hatinya. Mereka mensyukuri apa yang sudah dilakukan dan didapat dalam setiap langkah hidupnya termasuk rumah tangganya.

Ketika Anda tidak pernah bersyukur, maka ketidakpuasan dalam hidup akan selalu menghantui Anda.

Cobalah mulai sekarang Anda syukuri semua nikmat yang sudah Anda dapat bersama pasangan Anda, niscaya ketenangan hati akan Anda raih dan dapatkan.

[ctt template=”8″ link=”t4GQ2″ via=”no” ]Menjaga keutuhan sebuah pernikahan adalah wajib hukumnya bagi kedua pasangan[/ctt]

Menjaga keutuhan dari sebuah pernikahan tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyak hal yang dilalui dalam kehidupan ini, bersabar dan lakukan selalu perbaikan dalam membina rumah tangga harmonis sampai akhir hayat.

rumah tangga bahagia

Itulah kunci rumah tangga bahagia, semoga bermanfaat.

Satu pemikiran pada “Rahasia Rumah Tangga Harmonis dan Bahagia untuk Pasangan Muda”

  1. Iya betul sekali… apalagi semakin majunya Zaman dan kecanggihan Tecnologi..

    Yg utama harus terpenuhi kebutuhan House (dlm hal materi) dan kebutuhan Home (dlm hal kebutuhan bathin) tapi masyarakat sekarang yg menjadi sebab perceraian banyaknya tidak ada kedekatan dgn pasangan atau istilahnya homenya istri/suami bukan pasangannya melainkan teman2 dikantor atau teman2 didunia maya..

    Jadi mereka tinggal satu rumah tapi hati mereka jauh.. seandainya setiap pasangan selaluenjadi tempat ternyaman bagi pasangan otomatis masing2 mereka tidak mencarinya diluar rumah atau di luar dari diri pasangan.. kadilah tempat ternyaman utk kembali buat pasangan..

Tinggalkan komentar