Contoh Puisi Tentang Keindahan Alam dan Gunung yang Menginspirasi

Tahukan Anda puisi tentang alam?

Beberapa contoh puisi tentang keindahan alam pegunungan akan menjadi topik pada artikel saya kali ini. Dan saya yakin, Anda akan tertarik untuk membacanya karena maknanya akan benar-benar Anda rasakan.

Penasaran?

Keindahan alam dan gunung sering kali menginspirasi sebagian orang dalam menciptakan sebuah karya. Salah satunya adalah dengan mengungkapkannya melalui bait-bait puisi yang indah.

Puisi merupakan sebuah karya sastra yang cukup menarik untuk dipelajari. Karena dengan puisi, seseorang dapat menggambarkan tentang sebuah imajinasi yang dibayangkan.

Chairil Anwar adalah satu dari sekian orang Pujangga Indonesia yang telah memberikan banyak inspirasi untuk banyak orang dengan puisi-puisinya yang begitu indah dan sangat bermakna.

Salah satunya yang terkenal adalah puisi alam atau puisi tentang keindahan alam.

Baik, sebelumnya saya pernah menjelaskan bagaimana cara menulis puisi yang baik bahkan cara menulis puisi bertema alam.

Nah, harusnya sih saat ini Anda sudah mampu membuat karya puisi.

Namun jika masih merasa ragu, sebaiknya pelajari ulang artikel di bawah ini:

Dan kali ini, saya akan memberikan contoh puisi tentang alam, gunung, pedesaan, laut, hutan, keindahan pantai bahkan tentang lingkungan.

Saya berharap, Anda juga mampu menuliskannya jauh lebih baik dari puisi yang saya buat ini.

O iya, karena saya menerima beberapa email berisi puisi-puisi indah, maka saya akan mencantumkannya pada artikel ini. Dan saya sangat berterima kasih.

Kumpulan Puisi Tentang Alam dan Keindahan Alam Pegunungan

Berikut di bawah ini Contoh Puisi Alam Terbaru (2019).

Puisi Keindahan Alam Pantai


Angin Laut
Karya : Kuntowijoyo (www.wishwondersurprise.blogspot.co.id)

Perahu yang membawamu
telah kembali
entah ke mana
angin laut mendorongnya ke ujung dunia

Engkau tidak mengerti juga
Duduklah
Ombak yang selalu
pulang dan pergi.

Seperti engkau
mereka berdiri di pantai
menantikan
barangkali
seseorang akan datang dan menebak teka-teki itu

Pantai
Karya : www.eibroo.com

di tepi pantai
kupejamkan mata
lelah tak tau harus berbuat apa

tergeletak dihamparan pasir
dihiasi dengan ribuan sampah yg tersebar
hanya bisa terdiam
dan hanya bisa merenung

cemara yg tertata rapi
kini barantakan tak terawat
ilalang dan rumput liarpun menertawakanku,mencaciku yg hanya berdiam diri

hembusan angin yg dulu sejuk
kini samar ku rasakan..
ingin kubelai dan kunikmati
namun angin yg menerpa tak dapat aku nikmati

pantai ku kotor !!
pantaiku rusak !!

lihatlah..
renungilah..
sadarkah kita ..
dan taukah kita apa yg telah terjadii pada pantai kita ?
selamatkanlah…..

selamatkan pantaiku dari sampah!

Pantaiku
Karya : Zanna Atjep

Kubiarkan kakiku dihempas air
Aku tetap berdiri di atas hamparan pasir
Sesaat air merendamnya sebagian
Sesaat juga hilang menjauh
Yang tersisa hanya hamparan pasir halus

Tatapan mataku jauh tak berujung
Melihat hamparan air yang sebentar mendekat, sebentar menjauh
Indah kulihat
Membawa jiwa ini tenang, damai
Seakan tidak ada satu masalahpun dijiwa ini

Telingaku mendengar suara gemuruh ombak
Yang takkan pernah berhenti
Kecuali kita beranjak jauh
Dari pantai

Pasir Putih
Karya : Bunga Lena

Pandangan mata yang tak terbatas
Air membiru jauh seakan tak berujung
Buncahan ombak setia saat terhempas mendekat
Aku kian tercekat

Air yang menenggelamkan hingga mata kaki
Hangat yang dirasakan hingga di ulu hati
Aku kian tercekat

Aku sadari,‎ hamparan pasir putih indah tlah menggambarkan
Bahwa kini aku tengah berada d bibir pantai
Dengan pasir putihnya yang menyilaukan mata
Membisikan sejuta pesonanya..
Terlalu indah

Pasir putih dengan gemerlapnya
Membuat hati ini semakin yakin kini
KekuasaanMu adalah nikmatku
Keindahan alam adalah syurgaku

Lautan
Karya : Athun

Hamparan pasir terdampar disekelilingku
Berpijak dan mulai kulangkahkan kaki ku
Berbekas pijakan itu
Seakan menyambut kedatanganku..

Air yang mulai menghampiriku
Mengisyaratkan sesuatu..
“Inilah keramahan dariku”

Berbalik kuberkagum
Sambil menyapa..
Betapapun indah ku memandangmu

Ombak yang bersahut-sahutan
Mengajakku bicara..
Bicara tentang keindahannya

Oh lautanku..
Begitu sejuk hembusan angin mu
Alangkah tenang dapat menyentuh air mu..

Terkadang diri ini ingin membawamu
Membawa sedikit ketenangan darimu..
Yang kau pancarkan dari luasnya lautanmu
Sebab akulah pengagum panorama indah milikmu
Wahai LAUTAN tercintaku..

Senja di Pelabuhan Kecil
Karya : Chairil Anwar

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap.

Laut
Karya : Amal Hamzah

Berdiri aku di tepi pantai
Memandang lepas ke tengah laut
Ombak pulang memecah berderai
Ke ribaan pasir rindu berpaut

Ombak datang bergulung-gulung
Balik kembali ke tengah segara
Aku takjub berdiri termenung

Beginilah rupanya permainan masa
Hatiku juga seperti dia
Bergelombang-gelombang memecah ke pantai
Arus suka beraih duka
Payah mendapat perasaan damai …

Pasir Putih
Karya : Katon Bagaskara

Pasir putih
Ombak menggulung membuih
derunya sampai ke seberang
Ucap selamat datang

Suasana alam tropika
Kegembiraan aneka
Lelambaian nyiur memanggil
Nada suara hati
Bau hangat pasir
Menyapa nafasku,

Sejauh kaki melangkah
Tak lepas memandang.

Ramainya orang bersuka
jaka dara, tua muda
Melepas lelah jiwa sehari
Dan menghibur diri.

Tak kau lihatkah itu semua?
tanah persada indah milik kita
Sudahkah terjaga kelestariannya

Jika kita lalai, pantai berduka.
Tak kau dengarkah itu semua?
Ratapan kehdupan di dalamnya
Ketika ternoda ulah manusia

Kita lalai, pantai berduka
Salam manis buat alam raya
Musikku berdendang lagu riang.
Tanda terima kasih ‘tuk jasanya
Anak cucuku tak akan lupa

Laut Ciptaan-Mu
Karya : Tati Aulia

Menyapa laut-Mu
Dengan kata mesra untuk-Mu
Subhanalloh…

Mengunjungi pesisir laut-Mu
Dengan membawa rindu pada-Mu
Aku senang menyapa citaan-Mu
Karena lewat itu..
Aku semakin merasa kecil di hadapan-Mu

Aku bahagia mengunjungi-Mu
Karena lewat itu..

Aku dapat mencurahkn rinduku pada-Mu

Meski terhitung jari untuk aku menyapa-Mu
Tapi..setiap waktu aku menyapa-Mu
Lewat dzikirku..

Subhanalloh..

Laut Biru
Karya : Lara Isabela

Andai saja semua berpikir tentangmu,
Tak ada satu orang pun yang tak terpaku
Akan keindahan dan suara merdumu,
Ombak memecah di laut biru

Semua itu adalah keindahan nyata
Anugerah yang tiada tara
Alam telah memberinya segala
Laut biru dengan segala keiunikannya

Laut biru, aku selalu mencinta
Laut biru, indahmu adalah segalanya

Puisi Keindahan Alam Pedesaan

Rumahku
Karya : Chairil Anwar

Rumahku dari unggun-timbun sajak
Kaca jernih dari luar segala nampak

Kulari dari gedong lebar halaman
Aku tersesat tak dapat jalan

Kemah kudirikan ketika senjakala
Di pagi terbang entah ke mana

Rumahku dari unggun-timbun sajak
Di sini aku berbini dan beranak

Rasanya lama lagi, tapi datangnya datang
Aku tidak lagi meraih petang
Biar berleleran kata manis madu
Jika menagih yang satu

Sawah
Karya : Sanusi Pane

Sawah di bawah emas padu,
Padi melambai,melalai terlukai,
Naik suara salung serunai,
Sejuk di dengar, mendamaikan kalbu.

Sungai bersinar, menyilaukan mata,
Menyamburkan buih warna pelangi,
Anak mandi bersuka hati,
Berkejar-kejaran berseru gempita.

Langit lazuardi bersih sungguh,

Burung elang melayang-layang,
Sebatang kara dalam udara.
Desik berdesik daun buluh,
Di buai angin, dengan sayang
Ayam berkokok sayup udara

Hamparan Hijau Sawahku
Karya : Dendi Lesmana

Pagi ini,
Matahari belum menampakkan sinarnya
Mungkin karena ini masih terlalu pagi
Tapi, hamparan hijau sawahku
tlah membuat mata ini menikmatinya

Betapa indahnya
Karunia Sang Pencipta
begitu besar dan tak terhingga
Hamparan hijau sawahku
Adalah bukti indah karuniaMu

Kini,
Matahari mulai menampakkan wajahnya
Sinarnya menyeruak disela-sela daun
Menambah cerahnya suasana alam desaku,
Hamparan hijau sawahku adalah anugerahMu

Puisi Keindahan Alam Pegunungan

Keindahan Alam Ini
Karya : www.eibroo.com

Betapa indahnya alam ini
Laut berombak-ombak
Awan berarak-arak
Udara segar bertiup-tiup

Aku berdiri di atas gunung
Berdiri di bawah langit
Untuk melihat keindahan alam ini

Keindahan dunia
Aku mempertaruhkan nyawa
Bertahan diri di atas gunung
Demi melihat keindahan alam
Keindahan ciptaan Tuhan

Indahnya Alam Negeri Ini
Karya : www.obatrindu.com

Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku

Kupejamkan mataku sejenak
Kurentangkan tanganku sejenak
Sejuk , tenang , senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan

Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk kupendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga

Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi, kita harus menjaganya
Agar keindahannya takkan pernah sirna

Puisi tentang pegunungan
Karya : Poltak B.

Menjulang tinggi, hijau dan kaku
Dan kabut selalu membungkusmu
Serta awan selalu menyelimutimu
Itulah kamu, oh gunungku

Tak ada satupun yang membatasimu
Termasuk hujan yang tidak sekalipun menggerusmu
Tetap kokoh dan membisu
Itulah kamu, oh gunungku

Kala burung bernyanyi menyambut pagi
Embun pagi berkilau tersirat sang mentari
Pohon-pohon bergoyang seakan menari
Memberi harapan dan impian yang tinggi

Ini adalah puisi gunung
Puisi tentang pegunungan
Pegunungan yang hijau dan indah

Puisi Tentang Kerusakan Alam

Bencana Melandaku
Karya : www.idontop.com

Lewat suara gemuruh di iringi debu bangunan yang runtuh
Tempatku nan asli terlindas habis
Rumah dan harta benda serta nyawa manusia lenyap
Kau Lalap habis aku kehilangan segalanya

Mata dunia Terpengarah menatap heran
Memang kejadian begitu dasyat
Bantuan dan pertolongan mengalir
Hati manusia punya Nurani

Tuhan… Mengapa semua ini terjadi..!
Mungkin kami telah banyak Mengingkari mu
Mungkin kami terlalu bangga dengan salah dan Dosa-dosa
Ya… Tuhan ampunilah kami dalam segala dosa

Kerusakan Alam
Karya : www.obatrindu.com

Kau yang kini tertawa
Bermandikan harta
Berkawankan kemewahan
Dari mana kau dapatkan semuanya?

Dari pohon yang kau tebang
Dari hewan yang kau bunuh
Dari tanah yang kian tandus
Dari air yang kian kering
Dari sungai yang kian kerontang
Dari hutan yang kau jadikan kebakaran
Dari asap tebal pohon yang di bakar

Apakah kau tak ingat
Masih ada anak cucu kita
Yang mengharap udara segar
Mengharap kesejukan alam
Mengharap Keindahan dunia
Mengharap hijaunya daun
Mengharap rindanya pepohonan

Tidakkah kau sadar,
Ada banyak nyawa yang kau ambil
Ada banyak harapan yang kau renggut
Wahai para perusak alam
Ingatlah pada hukum alam
Kita butuh alam yang indah
Kita butuh alam yang sejuk
Kita hidup dalam alam
Dan kita bergantung pada alam

Jagalah alam
seperti kau menjaga rumahmu sendiri
Karena alam kita
adalah
alam anak cucu kita

Puisi Tentang Gunung

Seperti Inilah Gunung
Karya: Nunik

Daun-daun hijau selalu menyelimutimu
Sejak dulu dan akan tetap seperti itu
Engkau yang tegap berdiri kuat seperti batu
Adalah gunung menjulang tinggi membiru

Keindahan gunung tak pernah bisa diucap
Laksana permata ditempat rindang dan senyap
Indah dan selalu kuat tanpa meratap
Oh gunung, engkau menjulang tinggi nan hebat

Pesona Gunung Bromo
Karya: Imelda Octama

Aku melihat kabut putih mengelilingimu
Indah dan sungguh menggugah
Hawa dingin seakan membawa rasa dan khasmu
Pesonamu, Bromo..

Puncak gunung Penanjakan, itu juga namamu
Hamparan lautan pasir luas, sangat menakjubkan
Dari sini pula, aku melihat Sang Surya hadir
Disetiap pagi..

Gunung Bromo..
Engkau telah menyentuh begitu banyak hati,
Untuk singgah atau sekedar menyapa
Memberikan sejuta pesonamu, keindahanmu

Malam di Pegunungan
Karya : Chairil Anwar

Aku berpikir: Bulan inikah yang membikin dingin,
Jadi pucat rumah dan kaku pohonan?
Sekali ini aku terlalu sangat dapat jawab kepingin:
Eh, ada bocah cilik main kejaran dengan bayangan!

Puisi Tentang Hutan

Hijaunya Hutanku
Karya : Dwi Rahayu Octaria

Ragam dedaunan ini melenyapkan risau
Disaat angin berhembus, pelan seperti berbisik
Gunung yang indah menjadi penyejuk kalbu saat lara
Aku terpana dalam belaiannya

Seperti itu jarang aku lihat, jujur aku terlena seperti hilang akalku
Sungguh elok, wahai engkau cakrawala
Kau suguhkan kesucian yang tak pernah terjamah
Oleh keserahakan manusia dan angkara murka
Angin kembali membelaiku, semakin memberiku yakin
Hutanku, selalu terlindung dengan warna hijau daunmu

Gunung yang indah menjadi penyejuk kalbu saat lara
Kini, aku tlah melewatinya sesaat. Bersamamu ..

Hujan

Rinduku dan Hujan
Karya : Boendh Haw

Rintik hujan di penghujung hari
Senja ke sembilan belas di bulan oktober
Senyap ku menatap kaca jendela
Mengukir makna sejuta bayangan

Seperti kelamnya endapan kopi
Di cangkir porselin berbunga anyelir
Seperti tak tersentuh tak pernah tersentuh
Mungkin bila saja hujan bisa kuajak bicara

Dia kan berkata..
“Tak usah risau dengan kerinduan, papa mu tlah berbahagia di surga”
Kerinduan dan hujan
Semakin pekat mencengkram hati yang gulana..

Kamu dan Air
Karya : Boendh Haw

Aku mencintai air
Seperti hujan yang turun perlahan
Seperti sungai yang mengalir tenang
Seperti laut yang biru membentang

Aku mencintai air
Seperti ketika hujan membasahi tanah dan rerumputan
Seperti ketika sungai berkelok diantara bebatuan
Seperti ketika laut mengantar perahu ke samudera luas

Aku mencintai air
(Seperti ketika aku mencintaimu..)
Cinta yang tenang namun terkadang deras
Cinta yang sejuk namun terkadang membinasakan
Cinta yang mengalir tanpa tujuan akhir
Namun aku tetap memujamu.. seperti aku mencintai air

Senja

Senja Temaram
Karya : Deborah

Tidak ada yang abadi memang
Seperti halnya senja
Hanya dalam sesaat, engkau datang dan akhirnya hilang

Senja, kapankah kau tetap akan nampakkan keindahanmu?
Setiap saat, setiap helaan nafas
Tidak ada satupun yang mengharapkan engkau pergi
Karena keindahanmu

Senja, temaram malam selalu saja mengusirmu
Untuk menjauh dan terus menjauh
Pada akhirnya melenyapkanmu

Senja, sekali saja engkau hadir dan berlama-lama
Temani aku dan sejuta kesediahanku
Jangan lagi pergi, jangan lagi sepi

Senjaku, sekarang aku rindu
Jangan kau biarkan aku selalu menunggu
Kehadiranmu disela temaram

Nah, itulah beberapa contoh puisi tentang alam dan lingkungan hidup. Semoga dengan adanya puisi alam dan gunung ini dapat meningkatkan kesadaran kita akan betapa pentingnya alam terhadap kehidupan.

Semoga bermanfaat.

Notes :

Bagi siapapun yang ingin menambahkan puisi-puisi indah tentang alam, gunung, laut atau keindahan alam lainnya, silahkan kirim melalui contact yang tertera di bawah ini. Saya akan mencantumkan puisi Anda pada artikel ini.

Terima kasih.

6 thoughts on “Contoh Puisi Tentang Keindahan Alam dan Gunung yang Menginspirasi”

  1. suka puisi yang rinduku hujan, kamu dan air, suka yg menggabungkan makna alami dengan hubungan dengan seseorang.

    Aku mencintai air
    (Seperti ketika aku mencintaimu..)
    Cinta yang tenang namun terkadang deras
    Cinta yang sejuk namun terkadang membinasakan
    Cinta yang mengalir tanpa tujuan akhir
    Namun aku tetap memujamu.. seperti aku mencintai air

Leave a Comment