2 Hal Penting yang Bisa Dilakukan Setelah Dikhianati

Namanya dikhianati, tentu saja sangat menyakitkan. Baik itu dikhianati kekasih ataupun dicurangi teman.

Terlebih jika yang mengkhianati adalah pasangan hidup Anda.

Bayangkan saja, seseorang yang sungguh-sungguh Anda percayai, Anda sayangi sepenuh hati, tiba-tiba berpaling menyakiti hati dengan mengkhianati Anda.

Sakitnya tuh disini.

Sepertinya tidak ada kerusakan hati yang lebih fatal daripada dikhianati oleh orang yang disayangi.

Pada dasarnya ketika semua pasangan memulai suatu hubungan cinta, tidak pernah sedikitpun terbersit dibenak mereka bahwa hubungan yang mereka jalin akan berakhir tidak bahagia.

Ini terjadi karena sebuah hubungan biasanya selalu dilandasi atas dasar saling percaya.

Percaya bahwa pasangannya merupakan orang yang paling tepat sehingga keduanya sepakat untuk saling mencintai dan akan setia selamanya.

Kejadian-kejadian seperti ini bisa saja terjadi dalam sebuah rumah tangga.

Karena dalam perjalanannya, ada begitu banyak masalah terjadi yang harus dihadapi. Dari mulai masalah ekonomi hingga tentang kesetiaan.

Semua hal seperti diuji, baik kesadaran atau kesabaran.

Memang kehidupan sering kali tidak sebagus yang selalu diharapkan.

Cinta tidak senantiasa terus menyala dalam perjalanannya, dan saat itulah kesetiaan akan menjadi senjata yang paling dibutuhkan untuk tetap menjaga eksistensi sebuah hubungan.

Namun kesetiaan cenderung goyah ketika api cinta itu mulai meredup.

Ketika seseorang tidak lagi setia, bukan hanya hubungan itu sendiri yang ternoda, tapi rasa percaya yang merupakan pondasi sebuah hubungan, kini menjadi pupus.

Butuh waktu cukup lama untuk dapat sembuh dan normal setelah dikhianati.

[alert-note]

Baca : Kenali 12 Tanda Pasangan Anda Selingkuh

[/alert-note]

Nah jika semua yang telah saya gambarkan di atas ternyata terjadi pada kehidupan Anda, jangan panik!

Dua hal penting di bawah ini adalah yang harus dilakukan setelah Anda dikhianati pasangan.

Dari banyak kasus yang terjadi mengenai pengkhianatan cinta, perselingkuhan dan ketidaksetiaan pasangan hidup, ternyata hanya ada dua langkah yang bisa diambil.

Lakukan 2 Hal ini setelah Anda dikhianati!

  1. Melanjutkan dan memperbaiki kembali rumah tangga
  2. Memutuskan berpisah (Perceraian)

Memang, tidaklah mudah untuk dapat menentukan arah setelah cinta Anda dikhianati pasangan.

Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan baik-baik sebelum menentukan sikap.

Berbagai perasaan bergejolak di dalam jiwa seorang yang telah dikhianati. Rasa marah, benci, muak, kesal dengan segala sumpah serapah yang menumpuk.

Itu akan sangat mengganggu hati Anda dan parahnya lagi bisa mempengaruhi kehidupan Anda selanjutnya.

Siapapun bisa membayangkan kondisi dan situasi ini. Sangat mengerikan dan memang pasti menyakitkan.

Dan artikel ini sengaja saya buat dengan harapan agar bisa saling berbagi serta memberi manfaat terutama bagi siapapun yang tengah dirundung berbagai persoalan dan prahara rumah tangga.

Terutama bagi mereka yang telah dikhianati pasangannya.

Saya ingin mengulas lebih dalam mengenai dua langkah penting tadi.

dikhianati pasangan atau kekasih

Baik, saya akan mulai.

Melanjutkan dan memperbaiki kembali rumah tangga

Dalam beberapa kasus, ada banyak orang yang pada akhirnya tetap memilih untuk melanjutkan rumah tangganya walau sebelumnya telah dikhianati.

Apa ini keputusan yang terbaik?

Ya, mungkin bagi sebagian orang karena berbagai alasan dan pertimbangan.

Salah satu alasan paling klasik mereka mau bertahan adalah karena masih begitu besarnya rasa cinta terhadap pasangannya, walaupun telah mengkhianatinya.

Memang, saya pikir itu tidak mudah.

Untuk melakukannya sangat dibutuhkan satu tekad yang kuat dan niat yang benar-benar tulus, mengingat rasa sakit hati yang terlampau berkeping-keping setelah mengetahui bahwa pasangan Anda bukanlah orang yang setia.

Menurut psikolog Roslina Verauli, saat seseorang menyadari ia telah dikhianati namun tetap sepakat melanjutkan hubungan, maka hal tersulit adalah mengembalikan rasa percaya kepada pasangan.

“Kepercayaan itu tidak terbangun secara instan, tetapi melalui proses yang lama. Harus disertai tindakan, ucapan, dan sikap yang konsisten,” kata Vera.

Terlepas dari semua itu, ada baiknya bagi Anda atau siapapun yang tetap memilih untuk melanjutkan hubungan rumah tangga Anda setelah di khianati, baiknya lakukan beberapa tips berikut ini agar kejadian buruk seperti itu tidak terulang di kemudian hari.

Tidak hanya itu, dengan tips-tips di bawah ini diharapkan agar Anda dapat lebih menerima kesalahan dan sedikit melupakan apa yang telah dilakukan pasangan terhadap Anda.

Inilah tipsnya:

Belajar untuk memaafkan

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah belajar memaafkan kesalahan pasangan Anda.

Sulit memang.

Tapi dengan Anda memilih untuk melanjutkan hubungan, berarti Anda telah siap untuk menerima kembali dan melupakan semua yang telah terjadi.

Karena tanpa Anda memaafkan pasangan Anda, mustahil Anda dapat melanjutkan hubungan Anda dengan pasangan.

Namun saya sebagai penulis sangat paham dengan luka pengkhianatan Anda yang begitu perih, maka wajar jika terkadang Andapun meragukan kemampuan Anda sendiri untuk bisa memaafkan.

Apalagi orang tersebut adalah yang telah menyakiti hati Anda.

Melanjutkan kembali hubungan pasca pengkhianatan tidak sekedar membutuhkan maaf, melainkan juga upaya membangun kembali kepercayaan terhadap pasangan.

Dan dalam kondisi Anda tetap bersamanya, memaafkan akan menjadi sebuah proses yang harus diupayakan bersama.

Tapi satu hal yang harus saya ingatkan, Anda harus berpikir bahwa tidak ada gunanya memendam emosi negatif dalam diri Anda.

Justru dengan memaafkan, Anda akan menjadi seseorang yang lebih kuat lagi.

Bahkan dengan memaafkannya, diharapkan dapat menjadikan pasangan Anda malu dan jera sehingga tidak mengulangi lagi kesalahannya di kemudian hari.

Menerima dengan ikhlas atas apa yang terjadi

Coba sekali lagi Anda berpikir positif, terimalah semua kejadian yang telah menimpa diri Anda.

Berpikirlah bahwa pengkhianatan bukan hal baru di dunia ini, dan Anda bukanlah satu-satunya orang yang mengalaminya.

Cerita perselingkuhan, pengkhianatan cinta sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan ingat, hidup Anda harus terus berjalan.

Jika hari ini pengkhianatan itu terjadi pada Anda, maka itu bukanlah hal yang luar biasa.

Sangat sulit bagi Anda untuk kembali normal menjalani hidup jika Anda tidak dapat menerima kenyataan pahit ini dan berpikir bahwa kejadian seperti ini bisa menimpa pada siapa saja termasuk Anda.

Introspeksi diri

Langkah ini juga tidak kalah pentingnya dalam memperbaiki suatu hubungan yang telah ternoda.

Anda sebagai orang yang telah dikhianati pasangan tentunya tidak serta merta selalu menyalahkan pasangan Anda.

Tapi ingat, tidak berarti Anda membenarkan atau mentolerir pasangan Anda atas apa yang telah dia perbuat terhadap Anda.

Namun cobalah Anda sedikit instropeksi diri atas apa yang telah terjadi. Bisa saja kejadian ini berawal dari kesalahan diri Anda.

Tidak ada salahnya jika mulai sekarang Anda mencoba lebih memperbaiki diri, sifat juga sikap Anda terhadap pasangan.

Mungkin dengan cara itu akan membuat pasangan Anda merasa benar-benar menyesali semua kesalahannya dan berjanji untuk terus memperbaiki hidup ke depannya.

Perbaiki komunikasi Anda dengan pasangan

Bisa saja kejadian buruk yang menimpa Anda karena ada kaitannya dengan kekurangan Anda. Komunikasi yang baik merupakan cara dan solusi terbaik dalam membina dan menjaga hubungan dalam sebuah rumah tangga.

Utarakan dengan pasangan Anda secara jujur, hal-hal apa saja yang bisa Anda lakukan sesuai yang diinginkan pasangan dan lakukan juga sebaliknya.

Coba bicara dari hati ke hati agar dapat menumbuhkan kembali rasa percaya antara keduanya sehingga kesalahan dan kekurangan apapun dapat saling memperbaiki.

Lebih mendekatkan diri kepada Tuhan

Tuhan adalah pilihan yang tepat bagi semua orang untuk meminta perlindungan.

Coba lebih dekatkan diri Anda, berdo’a dan mintalah apapun yang Anda inginkan. Berbicaralah Anda pada Tuhan atas apa yang telah menimpa Anda.

Dengan cara itu, siapapun akan merasa lebih tenang dan lebih siap dalam menghadapi semua cobaan hidup.

Mintalah selalu pertolongan Allah, libatkan selalu Allah dalam setiap langkah Anda.

Memutuskan berpisah (Perceraian)

Ini adalah pilihan kedua setelah Anda dikhianati. Bercerai.

Setelah dikhianati pasangan, perceraian bisa menjadi solusi?

Diriwayatkan dari Ibnu Umar R.A, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Perkara halal yang dibenci Allah SWT adalah perceraian,” (H.R. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Miris memang jika kita mendengar kata perceraian. Namun dengan berbagai alasan dan beberapa kasus, seringkali perceraian tidak dapat dihindari.

Seperti halnya yang tengah kita bahas ini mengenai pengkhianatan cinta yang banyak terjadi dan justru berujung perceraian.

Dikhianati pasangan memang sangat menyakitkan, seperti yang sudah dibahas di awal tadi.

Pengkhianatan cinta menyerang harga diri seseorang.

Perasaan terguncang, terluka, kecewa, dan rendah diri adalah emosi-emosi negatif yang lebih ditujukan ke dalam diri.

Bahkan yang lebih mengerikan lagi jika emosi negatif tersebut ditujukan dan menyerang ke luar terhadap pasangan yang telah mengkhianati.

Emosi dapat berupa rasa marah, kecewa bahkan benci.

Selain itu, yang juga sering muncul adalah kehilangan respek dan rasa jijik, terutama bila pengkhianatan pasangan telah melibatkan aktivitas seksual.

Hal inilah yang sering kali timbul dan menjadi penyebab utama perceraian.

Dalam memutuskan langkah ini, pihak yang dikhianati sangat disarankan untuk berpikir ulang dan coba pertimbangkan baik buruknya.

Apakah langkah perceraian ini adalah benar-benar pilihan Anda? Atau bisa saja hanya karena emosi sesaat yang pada akhirnya disesali.

Perceraian merupakan keputusan dan langkah terakhir yang harus serius Anda pertimbangkan baik buruknya.

Ada baiknya, renungkan kembali pelan-pelan. Mungkin butuh beberapa hari, minggu atau bahkan bulan.

Jangan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan ini.

Namun satu hal yang mungkin perlu Anda ingat, bahwa hidup Anda ke depannya bisa tergantung pada apa yang Anda putuskan hari ini.

Jadi berhati-hatilah dalam mengambil keputusan.

Demikian yang dapat saya uraikan tentang apa yang harus dilakukan setelah dikhianati pasangan.

Saya percaya, bahwa apapun keputusan Anda, maka itulah yang terbaik. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment