Cara Mudah Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan 2018

Sudah bayar pajak kendaraan Anda?

Pernah punya kendaraan bermotor yang pajaknya telat dibayarkan? Atau mungkin pajak kendaraan Anda menunggak hingga beberapa tahun?

Lalu, tahukah Anda bagaimana cara menghitung denda pajak motor dan mobil tahunan yang harus dilunasi ketika Anda telat membayarnya?

Ternyata banyak orang yang masih bingung dan belum mengetahuinya.

Karenanya, saya akan memberikan gambaran tentang cara menghitung denda telat bayar pajak motor ataupun mobil di tahun 2018 ini.

Namun sebelumnya, ada baiknya simak dulu tulisan berikut ini agar Anda lebih memahami.

cara menghitung denda bayar pajak kendaraan bermotor

Membayar pajak merupakan kewajiban bagi setiap warga negara, maka sangat penting bagi Anda untuk tetap bisa membayar pajak Anda sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.

Motor ataupun mobil telah menjadi satu alat transportasi penting di tanah air ini. Hampir seluruh lapisan masyarakat kita menggunakan dua alat transportasi tersebut setiap hari.

Nah salah satu kewajiban bagi pemilik kendaraan bermotor adalah membayar pajak. Setiap tahun, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) harus disetorkan ke negara.

Intinya, bayarlah pajak tepat pada waktunya supaya Anda terhindar dari denda telat bayar pajak.

[ctt template=”8″ link=”5umIL” via=”no” ]Orang bijak, selalu taat pajak.[/ctt]

Ada 2 cara dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan.

  • Cara konvensional yaitu dengan mendatangi kantor Samsat dan mengurus segala sesuatunya di sana atau mampir ke gerai Samsat yang biasa ada di pusat-pusat perbelanjaan.
  • Cara Online yaitu dengan membayar pajak melalui media online.

Saat ini, baru beberapa provinsi yang sudah melayani pembayaran pajak kendaraan online, yaitu:

  1. Jawa Timur
  2. Jawa Tengah
  3. Jawa Barat
  4. DKI Jakarta
  5. Nangroe Aceh Darussalam

Nanti akan saya bahas lebih lanjut tentang cara pembayarannya pada artikel lain.

Kini langsung saja ke pokok bahasan, bagaimana cara menghitung total pajak kendaran bermotor yang harus dibayar berikut dendanya jika ada.

Cara Menghitung Denda Pajak Motor dan Mobil 2108





Pahami terlebih dahulu istilah-istilah ini supaya Anda tidak bingung:

*PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)
*SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan)
*STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)
*BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor)

Rumus utamanya sangat simple,

Total Biaya = PKB + SWDKLLJ + Denda PKB + Denda SWDKLLJ

Denda PKB / tahun = 25% x PKB
Denda PKB / bulan = (25% x PKB) / 12

Seperti yang kita ketahui bahwa per tanggal 6 Januari 2017 ada kenaikan PKB sebesar Rp 25.000,- (kendaraan roda 2 atau 3) dan Rp 50.000,- (kendaraan roda 4).

Sekedar informasi:
Besaran nilai PKB dan SWDKLLJ sudah tercantum di dalam STNK, jadi tidak perlu repot hitung-hitung lagi.

Untuk denda SWDKLLJ saat ini adalah Rp 32.000,- (motor atau kendaraan roda dua) dan Rp 100.000,- (mobil atau kendaraan roda empat atau lebih).

O iya, masih ada orang yang berpikiran bahwa denda pajak 1 hari sama dengan denda pajak 1 tahun.

Nah pemikiran sepeti itu tentu saja SALAH!

Ini yang benar:

Untuk perhitungan durasi keterlambatan diberlakukan pembulatan ke atas.

Jadi jika terlambat 1 hari saja, maka dianggap terlambat membayar 1 bulan. Atau jika terlambat selama 5 bulan 25 hari, maka setara dengan terlambat selama 6 bulan.

Dan jika Anda telat membayar pajak kendaraan selama satu tahun, maka denda yang harus Anda bayar adalah denda bayar pajak kendaraan perbulan dikali 12 bulan.

Cukup jelas kan?

Saya akan memberikan contoh kasus cara menghitung denda pajak kendaraan bermotor agar Anda lebih mengerti,

Contoh 1:

Si A memiliki sepeda motor dengan nilai PKB Rp 250.000,- dan SWDKLJJ Rp 40.000,-. Ia terlambat membayar selama 6 bulan. Maka jumlah denda dan pajak yang harus dibayar adalah:

  • Denda PKB untuk 6 bulan = 6 x ((25% x PKB) / 12) = 1/8 x Rp 250.000,- = Rp 31.250,-
  • Total denda pajak = Denda PKB + Denda SWDKLLJ = Rp 31.250,- + Rp 32.000,- = Rp 63.250,-
  • Total PKB = PKB + SWDKLJJ + total denda PKB = Rp 250.000,- + Rp 40.000,- + Rp 63.250,- = Rp 353.250,-

Berarti total biaya pajak motor yang harus dibayarkan A adalah sebesar Rp 353.250,-

Contoh 2:

Si B memiliki mobil pribadi dengan nilai PKB Rp 1.500.000,- dan SWDKLJJ Rp 143.000,-. Ia terlambat membayar selama 2 tahun. Maka jumlah denda dan pajak yang harus dibayar adalah:

  • Denda PKB untuk 2 tahun = 2 x (25% x PKB) = 1/2 x Rp 1.500.000,- = Rp 750.000,-
  • Total denda pajak = Denda PKB + Denda SWDKLLJ = Rp 750.000,- + Rp 100.000,- = Rp 850.000,-
  • Total PKB = PKB + SWDKLJJ + total denda PKB = Rp 1.500.000,- + Rp 143.000,- + Rp 850.000,- = Rp 2.493.000,-

Berarti total biaya pajak mobil yang harus dibayarkan B adalah sebesar Rp 2.493.000,-

Intinya, gunakan rumus utama di atas tadi, maka dengan sangat mudah Anda bisa menghitung total pajak kendaraan beserta dendanya sendiri tanpa harus bingung.

Harusnya sih Anda sudah cukup mengerti.

Sesuai kenaikan tarif STNK dan BPKB pada Januari 2017 lalu, sepertinya Anda harus mempelajari ini:

denda pajak kendaraandenda bayar pajak kendaraan bermotor

Silahkan Anda pelajari lagi lebih teliti kenaikannya seperti apa, sehingga akan memudahkan dalam menghitung denda bayar pajak kendaraan Anda nantinya.

Dan ada KABAR BAIK khusus untuk warga DKI Jakarta seperti dikutip dari Kompas.com bahwa:

Hapus Sanksi Administrasi atau Denda Pajak Kendaraan
Pemprov DKI Jakarta menghapus sanksi administrasi atau denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan biaya balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) bagi wajib pajak (WP) yang memiliki tunggakan.

Penghapusan denda diberlakukan bagi WP yang membayar pajak mulai hari ini, Rabu (19/7/2017), hingga 31 Agustus 2017. (Baca selengkapnya)

Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk warga Jakarta agar tunggakan denda pajak kendaraan Anda tidak dihitung.

Dan satu hal,

Jika Anda ingin lebih praktis dalam menghitung denda pajak kendaraan Anda, kini telah hadir aplikasi berbasis Android yang dapat Anda download di Google Play dengan nama Kalkulator PKB.

Bagi yang berminat, silahkan download:

denda pajak kendaraan



Dan cara-cara penggunaan aplikasinya, Anda bisa pelajari disini.

Demikian penjelasan singkat saya mengenai cara terbaru menghitung denda telat bayar pajak kendaraan bermotor. Semoga bermanfaat.

Selamat membayar pajak kendaraan tepat waktu!

Tinggalkan komentar