Cara Optimasi SEO On Page yang Tepat, Lengkap dan Up to Date

Mengutip dari situs SEO terkenal Backlinko yang menjelaskan tentang betapa pentingnya SEO On Page diterapkan pada blog.

Dan saya percaya akan hal ini.

Apapun alasannya, mengoptimalkan halaman situs adalah wajib bagi siapapun yang menginginkan banyak pengunjung datang ke websitenya.

SEO On Page adalah satu dari beberapa bagian strategi SEO yang dilakukan para praktisi SEO di dunia dalam membangun situs bisnisnya.

Saya tahu, ada banyak orang sudah sering mendengar apa itu SEO On Page (optimasi SEO di dalam website). Namun hanya sedikit saja orang yang menerapkannya dengan benar.

Baik,

Agar Anda bisa lebih mengerti tentang hal apa saja yang berkaitan dengan On Page SEO dan bagaimana cara melakukannya, beberapa yang paling penting saya jelaskan di bawah ini.

Cara optimasi SEO On Page paling lengkap dan up to date

1. Gunakan URL yang Ramah

URL yang ramah adalah URL yang mudah diingat dan biasanya pendek. Terdiri dari 3-5 kata.

URL pendek memiliki kelebihan pada mesin pencari. Hasil analisa ini mungkin bisa lebih meyakinkan Anda.

Akan lebih baik jika kata kunci (keyword) diikut sertakan pada URL Anda.

Contoh : https://aink.web.id/optimasi-seo-on-page/

seo on page

Hindari URL seperti ini : https://aink.web.id/p=123

atau,

URL yang terlalu panjang : https://aink.web.id/21/02/18/SEO/cara-optimasi-seo-on-page-pada-blog-atau-website/

2. Letakkan Kata Kunci (Keyword) di Awal Judul

Selain dengan kata-kata yang menarik, judul akan lebih baik menurut SEO dengan menggunakan kata kunci di bagian awalnya.

Hal ini akan memberikan bobot pada mesin pencari ketika ada orang yang menuliskan kata kunci tersebut.

Title (judul) dipercaya merupakan elemen pertama yang dirayapi spider Google ketika membaca sebuah tulisan, sehingga akhirnya Google dapat menyimpulkan topiknya.

Judul yang menarik tentu saja lebih mempunyai kesempatan untuk mendapatkan klik.

Inilah judul dengan awalan kata kunci yang dianjurkan dalam SEO:

ContohSEO On Page: Cara Optimasi SEO yang Tepat pada Blog (Update 2018)

Tapi hati-hati,

Tetap gunakan logika, sehingga tidak menjadikan judul jadi aneh atau janggal.

Buatlah se-baik dan se-menarik mungkin saat dibaca sehingga tidak mengganggu kenyamanan pengguna.

seo on page

3. Meta Description

Meta description sebetulnya tidak secara langsung mempengaruhi rangking halaman Anda.

Meskipun demikian, tidak ada salahnya bagian deskripsi ini dioptimasi.

Hanya 1 atau 2 kalimat saja dengan ditambahkan kata kunci di dalamnya.

Pada mesin pencarian, deskripsi ini sering kali ditampilkan Google setiap kali ada orang yang menuliskan keyword.

Ketika deskripsinya dibuat menarik, ini jelas akan mengundang klik. Itulah yang diharapkan.

meta description adalah bagian dari seo on page

Jadi walau deskripsi terdiri dari sedikit kalimat saja, tapi jangan dibuat asal-asalan.

Untuk membuatnya pada WordPress, Anda bisa menggunakan plugin Yoast SEO.

Atau ini di Blogger,

Namun terkadang deskripsi juga tidak selalu muncul di hasil pencarian. Karena Google sekarang lebih sering menggunakan kalimat di dalam konten sebagai deskripsi halaman.

Tapi saya pikir, lebih baik jika Anda mengisi deskripsi ini.

4. Gunakan Tag H1 hanya untuk Judul

Tag H1 adalah menjadi penting dalam sebuah blog.

Pada homepage, tag H1 digunakan sebagai title blog. Berbeda ketika membuka postingan, tag H1 menjadi title post, dan title blog menjadi tag H2.

Karena hal ini dianggap penting, maka pastikan theme atau template yang Anda gunakan sudah memenuhi syarat ini.

Sebagian besar CMS (seperti WordPress ) secara otomatis menambahkan tag H1 ke judul posting blog Anda.

Untuk mengetahui apakah theme Anda sudah mempunyai heading tag yang dinamis silahkan tekan CTRL + U.

Periksa tag H1 Anda untuk memastikan judul Anda pada posisi H1.

seo on page

Segera ganti theme Anda jika heading tag-nya tidak otomatis. Kecuali Anda bisa merubah dan mengutak-atik theme sendiri.

Dan satu hal,

Tag H1 hanya boleh ditampilkan sekali dalam satu halaman, jika Anda membuatnya lebih maka hal itu akan membingungkan search engine saat mendeteksi topik utama halaman tersebut.

5. Gunakan H2 pada Sub Post

Selain tag H1 pada postingan, tag H2 juga menjadi penting untuk dicantumkan kata kunci setidaknya satu kali dalam sebuah artikel.

Buatlah tetap menarik dan natural saat dibaca.

Berikut adalah contoh strategi ini dalam SEO On Page (target keyword = “Optimasi SEO On Page”):

optimasi seo on page

6. Lengkapi Artikel dengan Multimedia

Jika artikel Anda hanya berupa teks, itu akan sangat membosankan.

Seperti yang sudah saya uraikan di awal artikel ini, bahwa konten yang baik adalah konten yang bisa membuat pembacanya menjadi mengerti dan dapat langsung merasakan manfaatnya.

Maka lengkapi tulisan Anda dengan gambar, video atau diagram.

Tapi ingat,

Keberadaan gambar atau video jangan sekedar untuk penghias.

Gambar dalam artikel adalah untuk membantu menerangkan konsep yang susah dijelaskan hanya dengan tulisan.

Melihat lebih jauh, ini manfaat gambar dalam artikel:

  1. Tingkat bacaan jadi lebih tinggi (artikel dibaca lebih jauh)
  2. Jumlah share di Facebook meningkat 85%

Bukan hanya itu, melibatkan gambar, video atau diagram dapat mengurangi tingkat bouncing.

Dengan Anda melakukan ini, maka sangat pasti ada manfaat SEO di dalamnya.

Multimedia membantu Anda meningkatkan sinyal interaksi pengguna dan Google akan memperhatikannya sehingga memberikan nilai lebih untuk konten tersebut.

7. Buat Paragraf Pertama yang Menarik dengan Kata Kunci di Dalamnya

Memang, paragraf pertama pada artikel blog bisa jadi akan sangat berarti jika dibuat menarik dan mampu memberi gambaran tentang isi dari keseluruhan artikel.

Itu juga yang harus Anda lakukan ketika membuat paragraf pertama.

Umumnya, setelah membaca judul ada banyak orang membaca sebagian awal dari tulisan. Itulah paragraf pertama.

Jika di awal tulisannya saja tidak menarik, kebanyakan orang tidak akan jadi baca semuanya.

Udah malas duluan.

Makanya hati-hati saat membuat paragraf pertama postingan Anda.

Lebih baik lagi jika pada paragraf pertama dicantumkan keyword target Anda. Tetap buat natural dan enak ketika dibaca.

Selalu utamakan kenyamanan pembaca Anda (User Experience).

8. Gunakan Desain Responsive (Theme)

mobile seo on page

Pada tahun 2015 Google mulai menghukum situs yang tidak ramah pada perangkat (device) yang dipakai oleh visitor web.

Jika masih ada yang belum merubahnya, kemungkinan besar situs seperti itu tidak akan mendapatkan peningkatan rank pada mesin pencari.

Nah bagi Anda, desain theme atau template responsif harus menjadi pilihan. Desain yang ramah inilah disebut mobile friendly.

Namun setahu saya, hampir semua theme (template blog) saat ini sudah support fitur resvonsive pada perangkat.

Saking pentingnya, Google sering memberi tahu ketika masih ada situs yang belum ramah terhadap seluler.

seo-on-page

Mulai sekarang, pastikan desain situs Anda sudah mobile friendly. Untuk mengeceknya, silahkan lakukan pengujian untuk situs Anda.

Atau baca ini agar Anda lebih memahami : Mobile SEO Overview

9. Gunakan Internal Link

Internal link (link antar halaman) berfungsi sebagai navigasi yang ditujukan kepada pengunjung agar mereka diberi kesempatan untuk mengunjungi halaman lain di website Anda.

Hal ini juga yang bisa mencegah bounce rate.

Bounce artinya perilaku pengunjung yang datang ke webiste Anda kemudian mereka keluar lagi tanpa melakukan apapun.

Jika ini terjadi, itu menandakan bahwa pengunjung merasa kecewa karena tidak menemukan sesuatu yang mereka cari.

Bisa karena kualitas kontennya yang tidak berkualitas atau mungkin navigasinya yang tidak jelas.

Karena Google sangat tidak menyukai kondisi website dengan nilai bounce yang tinggi, maka disinilah manfaat internal link sebagai navigasi yang menghubungkan satu halaman dengan halaman lainnya.

Coba perhatikan halaman Wikipedia di bawah ini :

internal link adalah bagian dari seo on page

Ada banyak internal link disana. Wikipedia menambahkan tautan internal yang kaya dengan kata kunci ke setiap entri.

Bagi Anda, tidaklah perlu menggunakan internal link sebanyak wikipedia. Cukup tautkan 2-5 link ke setiap halaman pada website Anda setiap kali Anda membuat postingan baru.

Hal itu akan terlihat lebih natural dan sederhana.

10. Gunakan Outbound Link

Tidak hanya link ke setiap halaman pada website, tautan ke luar website juga sangat dibutuhkan.

Ini sangat berguna terutama bagi blog baru.



Outbound link berupa tautan yang mengarah ke website lain yang bisa menjadi refrensi terpercaya sehingga informasi yang diberikan bisa dipertanggung jawabkan serta tidak menyesatkan pembaca.

Bukan hanya itu, tautan keluar ke halaman terkait membantu Google mengetahui topik konten Anda sekaligus memberitahukan Google bahwa halaman website Anda adalah berkualitas.

Mengenai jumlah outbound link, sesuaikan saja dengan topik yang dibahas. Bisa jadi, semakin luas pemaparannya maka semakin banyak jumlah outbound link.

Yang pasti, tautkan link keluar Anda ke situs-situs otoritas yang relevan dengan topik konten Anda.

11. Tingkatkan Kecepatan Situs

Google telah jelas menyatakan bahwa kecepatan situs sangat diperhitungkan bahkan memberi peran kuat pada peringkat di mesin pencarian.

Bahkan baru-baru ini Google kembali memberi pernyataan bahwa pada Juli 2018 kecepatan halaman akan menjadi faktor peringkat untuk penelusuran seluler.

Tentu saja ini tidak main-main.

Mulai sekarang pastikan bahwa situs Anda tidak membutuhkan waktu lebih dari 4 detik saat memuat sebuah halaman. MunchWeb menemukan bahwa 75% pengguna tidak akan mengunjungi kembali situs yang membutuhkan waktu loading lebih lama dari 4 detik.

Ada beberapa hal yang mempengaruhi kecepatan:

  1. Kualitas hosting yang digunakan
  2. Jumlah file .js dan .css di <head>

Nah Anda bisa dengan mudah memeriksa kecepatan loading website menggunakan GTMetrix atau Google Page Speed Test

cara seo on page

Seperti halnya website saya yang saat ini butuh perbaikan kecepatan. Tentu saja ini akan mempengaruhi peringkat blog saya pada search engine.

12. Sertakan LSI Keyword

LSI Keyword atau Latent Semantic Indexing adalah sinonim yang digunakan Google untuk menentukan relevansi sebuah halaman.

LSI Keyword biasa ditemukan saat Anda menuliskan kata kunci pada mesin pencarian, maka akan muncul LSI Keywords dibagian akhir halaman atau tepatnya berada di atas pagination halaman pencarian Google.

Seperti ini gambarannya,seo on page

Anda tidak perlu menyertakan semua LSI yang ditampilkan. Anda hanya butuh 1 atau beberapa saja dalam satu postingan.

Cari LSI keyword yang paling sesuai dengan konten yang Anda buat. Sertakan secara natural sehingga benar-benar bisa menghasilkan sebuah konten yang menarik, lengkap dan tentu saja tetap bermanfaat bagi pembaca.

13. Optimasi Gambar

Tambahkan atribut alt ketika meletakkan gambar. Pastikan setidaknya satu nama file gambar menyertakan kata kunci target Anda (misalnya, on_page_SEO.png)

seo_on_page

Mengoptimalkan gambar sangat bermanfaat untuk SEO yaitu memberi mesin telusur petunjuk tentang halaman Anda, sehingga dapat membantunya menentukan peringkat dalam pencarian organik.

Mungkin ilustrasinya seperti ini :

Jika Google melihat Alt Text “SEO On Page” dan “SEO Off Page” maka Google bisa menyimpulkan bahwa halaman ini adalah tentang “SEO

14. Pasang Tombol Sharing Sosial Media

Sosial media mungkin tidak dapat memberikan dampak langsung dalam menentukan peringkat website Anda.

Namun ketika website Anda sering dibagikan di sosial media, bisa jadi menjadi cepat dikenal.

Nah ketika website Anda sudah dikenal, maka orang-orang akan mencari website anda lewat Google. Dan itu artinya reputasi website Anda akan dianggap bagus oleh Google.

Itulah pentingnya Anda memasang tombol sharing sosial media pada website Anda.

Faktanya, sebuah studi yang dilakukan oleh BrightEdge menemukan bahwa tombol berbagi sosial dapat meningkatkan pembagian sosial sebesar 700%.

Manfaatkan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan Google+ untuk mengenalkan website Anda ke khalayak ramai.

15. Buat Konten yang Lengkap dan Berkualitas

Menurut saya sih hal yang paling utama dari SEO On Page adalah terletak pada konten yang disajikan.

Berkualitas atau tidaknya.

Seperti ini kira-kira ciri konten berkualitas :

  • Bisa dipercaya
  • Penyajiannya tidak membosankan
  • Bernilai bagi pembacanya
  • Lebih baik dari konten lain yang sejenis
  • Keinginan pembaca untuk membagikannya

Konten adalah kekuatan utama yang mendasar pada suatu blog atau website.

Jadi bagi Anda yang ingin menerapkan SEO On Page pada blognya, silahkan mulai dari konten Anda.

Buatlah konten Anda yang benar-benar lengkap dan beda dari konten saingan Anda.

Jika konten Anda dalam bentuk tulisan, jadikan artikel Anda lebih baik dari yang lainnya, cantumkan gambar atau bahkan video untuk melengkapinya.

Hal tersebut bisa membuat pembaca lebih mudah mengerti dan memahami maksud dari tulisan Anda.

Karena itu jugalah Google akan otomatis menyukai konten Anda.

Sepertinya Anda butuh membaca panduan di bawah ini agar bisa menghasilkan artikel berkualitas yang disukai pembaca dan juga Google.

Cara Membuat Artikel Berkualitas SEO

Karena menulis artikel pada blog itu sangat penting, panduan ini sangat cocok buat Anda yang pemula

Artikel lengkap dengan panjang setidaknya 1900 kata sangat disarankan.

Seperti studi yang dilakukan Backlinko dan Team menemukan bahwa konten yang lebih panjang cenderung memberi peringkat lebih tinggi secara signifikan di halaman pertama Google.

seo-on-page

Jadi pastikan bahwa konten Anda lengkap dan tuntas. Buat pengunjung blog Anda bahagia ketika membacanya.

Walaupun Google tidak bisa menilai secara langsung kualitas konten Anda, namun Google memiliki metode tidak langsung, yaitu :

  1. Repeat visitors (Pengunjung tetap atau user yang mengakses sebuah halaman situs lebih dari satu kali)
  2. Chrome bookmarks (Penandaan sebuah halaman website favorit yang dianggap bermanfaat pada browser Chrome)
  3. Time on site (Lama waktu seseorang ketika berada dalam sebuah halaman website)
  4. Banyak yang mencari website Anda di Google

Dengan kata lain, konten yang bagus pasti akan dinanti dan diminati banyak orang di internet.

Jadi bagi Anda, tidak ada alasan lain untuk tidak membuat konten atau artikel yang lengkap dan berkualitas.

Kesimpulan :

Dengan menerapkan SEO On Page yang benar, diharapkan bisa membantu website Anda meraih peringkat teratas di mesin pencarian.

Dan tentu saja itu bukan perkara mudah.

Butuh proses yang bisa dikatakan panjang untuk mewujudkannya.

Tapi jangan khawatir, jika ini dilakukan dengan baik maka semuanya akan menjadi sesuai harapan.

SEO On Page yang dimaksud adalah:

  1. Gunakan URL yang Ramah
  2. Letakkan Kata Kunci (Keyword) di Awal Judul
  3. Meta Description
  4. Gunakan Tag H1 hanya untuk Judul
  5. Gunakan H2 pada Sub Post
  6. Lengkapi Artikel dengan Multimedia
  7. Buat Paragraf Pertama yang Menarik dengan Kata Kunci di Dalamnya
  8. Gunakan Desain Responsive (Theme)
  9. Gunakan Internal Link
  10. Gunakan Outbound Link
  11. Tingkatkan Kecepatan Situs
  12. Sertakan LSI Keyword
  13. Optimasi Gambar
  14. Pasang Tombol Sharing Sosial Media
  15. Buat Konten yang Lengkap dan Berkualitas

Itulah beberapa hal yang berkaitan dengan SEO On Page, saya berharap Anda membiasakan untuk selalu menerapkan ini pada website Anda.

Karena artikel ini merupakan Bab ke 3 dari panduan belajar SEO, maka silahkan lanjut ke Bab berikutnya :

Bab 4:

Riset Keyword

Dengan menentukan kata kunci yang tepat maka Anda bisa mendapatkan pengunjung blog yang tertarget.

Bab 5:

Off Page SEO

Ini kebalikan dari on-page SEO yang mengutamakan optimasi di dalam website, seperti halnya internal link, konten, dan keyword.

Bab 6:

Link Building

Supaya bisa mendapatkan rangking yang baik maka Anda butuh backlink.

Dan link building adalah link yang mengarah dari website lain menuju website Anda.

Bab 7:

Tool SEO Gratis

Dalam proses belajar SEO, ada beberapa tool yang bisa digunakan dalam optimasi terbaik website Anda.

Dan beberapa tool SEO gratis ini bisa Anda manfaatkan.

Atau kembali ke awal.

Belajar SEO

“Perlukah saya belajar SEO?”

Bagi seorang pemula di dunia blogging, pertanyaan seperti itu sering kali terpikirkan.

7 pemikiran pada “Cara Optimasi SEO On Page yang Tepat, Lengkap dan Up to Date”

  1. Maaf gan, apakah benar kepadatan kata kunci juga cukup berpengaruh terhadap PR website, karena saya lihat di postingan agan ini tidak membahasnya sama sekali apakah itu artinya agan kurang setuju tentang kepadatan kata kunci?

    • Selamat malam Gan,
      Tidak ada aturan atau rumusan baku tentang keyword density.

      Yang saya tahu, buatlah artikel yang ramah bagi pembaca, enak dan tidak kaku saat dibaca serta mudah dipahami.
      Logikanya, jika artikel Anda bagus dan berkualitas, serta membahas topik secara mendalam maka keyword-keyword yang ingin Anda optimasi akan masuk dengan sendirinya melalui tulisan-tulisan Anda.

      Mungkin tiap orang beda pendapat, silahkan saja.
      Terima kasih telah berkunjung.

Tinggalkan komentar