Inilah yang Perlu Anda Tahu Ketika Menulis Puisi Tentang Alam

Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat puisi dengan mengambil tema keindahan alam. Diharapkan, dengan membaca artikel ini maka Anda bisa lebih mudah dalam menuliskan setiap bait puisinya.

Sebagai tahapan dasar membuat puisi, saya minta Anda membaca kembali artikel yang telah saya tulis sebelumnya.

[otw_shortcode_button href=”https://aink.web.id/cara-menulis-puisi/” size=”Large” icon_position=”left” shape=”radius”]Cara Menulis Puisi Untuk Pemula[/otw_shortcode_button] [otw_shortcode_button href=”https://aink.web.id/kumpulan-puisi-tentang-alam-pegunungan/” size=”Large” icon_position=”left” shape=”radius”]Contoh Puisi Alam[/otw_shortcode_button]

Dalam menulis sebuah puisi, mencari ide atau inspirasi menjadi hal yang umum dilakukan. Biasanya Anda bisa menentukan tujuan dalam mencari ide-ide setelah Anda tahu tema apa yang akan Anda bidik.

Baik, saya akan mulai memandu Anda untuk menulis puisi bertema alam.

5 Langkah Menulis Puisi

cara membuat puisi bertema alam

Berikut langkah-langkahnya,

  1. Mencari Inspirasi
  2. Mulai Menulis
  3. Menulis Puisi
  4. Tambahkan Simile dan Metafora
  5. Tinjau Puisi dan Bagikan

1. Mencari Inspirasi

Seperti yang sudah saya katakan di atas, mencari ide atau inspirasi menjadi hal yang umum dilakukan. Bukan saat ini saja, namun jauh sebelum kita lahir sudah menjadi tradisi sejak jaman Yunani kuno bahwa seorang penyair sering kali mencari ide-ide dan inspirasi sebelum membuat puisi.

Beberapa cara di bawah ini dapat memunculkan ide atau inspirasi menulis puisi :

A. Menentukan Tema

Dengan menentukan tema puisi akan lebih memudahkan Anda mendapatkan ide-ide. Lalu, apa yang dapat dilakukan untuk dapat menentukan tema itu sendiri ?

Dengan menjawab pertanyaan di bawah ini Anda akan terbantu menentukan tema untuk karya puisi Anda.

  1. Apa yang Anda rasa dan nikmati dari sebuah puisi, kira-kira puisi tentang apa ?
  2. Bagian mana yang paling berkesan dari perjalanan hidup Anda ?
  3. Hal-hal apa yang paling Anda sukai, ceritakan ..
  4. Kesedihan, kebahagiaan dan kesengsaraan. Mana dari 3 hal tersebut yang paling membekas dalam jiwa Anda ?
  5. Peristiwa apa yang baru terjadi dalam kehidupan Anda, keluarga atau keadaan sekeliling Anda ?

Untuk tema Anda kali ini, sudah ditentukan sesuai judul di atas yaitu tentang “Keindahan Alam“.

B. Baca Beberapa Karya Puisi tentang Keindahan Alam

Karena Anda sudah menentukan tema, untuk mendapatkan ide-idenya maka membaca beberapa karya puisi tentang alam akan membantu Anda.

Orang pintar berkata, ” Penulis yang hebat adalah orang yang membaca banyak karya”.

Membaca puisi karya orang-orang hebat, penyair sukses akan memberikan banyak manfaat untuk Anda dalam mendapatkan beberapa ide, inspirasi dan membuka mata Anda mengenai hal yang diungkapkan dalam puisi tentang keindahan alam tersebut.

  • Anda bisa meminjam buku puisi tentang alam dari teman atau kerabat
  • Kunjungi perpustakaan atau toko buku di daerah Anda
  • Beberapa situs ini memberikan beberapa contoh puisi tentang alam yang dapat Anda baca langsung.

C. Kunjungi dan Nikmati Alam dan Pemandangannya

Jika tema yang Anda bidik tentang alam, sudah sangat jelas bahwa untuk dapat menemukan ide-ide menulis puisi dengan cara pergi ke alam.

Bisa dengan cara Anda berjalan santai, berkemah atau mungkin meluangkan waktu bersama keluarga atau teman untuk melihat hal-hal yang terjadi dengan alam.

Pegunungan, hutan, air yang mengalir, persawahan yang membentang, daun-daun yang hijau bisa menjadi inspirasi dalam menciptakan sebuah puisi tentang keindahan alam.

  • Suasana alam saat ini tentu saja tidak serta merta seperti pada dongeng, Anda tidak harus selalu pergi ke pedesaan dengan hutan-hutannya yang liar. Jika Anda berada di kota, taman-taman kota juga dapat menjadi alternatif Anda mendapatkan inspirasi dan ide-ide cemerlang.
  • Perjalanan Anda menuju alam terbuka sering kali menjadi ide-ide spontan yang justru di luar dugaan. Selalu perhatikan sekeliling Anda dan cermati.

D. Catat Hasil Pengamatan

Ketika berada di alam, ide-ide tidak begitu saja datang menghampiri. Inspirasi terkadang susah untuk didapatkan.

Jika itu terjadi, cari waktu lain untuk kembali. Jangan dipaksakan. Ide bagus tidak akan datang karena keterpaksaan. Ketika kita merasa gundah, justru ide akan semakin menjauh.

Luangkan waktu di lain kesempatan atau :

  • Selalu perhatikan sekeliling Anda, hal apa saja yang bisa menarik perhatian. Cuaca, angin, kabut, pemandangan bisa menjadi salah satu yang menarik perhatian Anda. Cermati ..
  • Coba renungkan sesuatu. Tenangkan pikiran Anda, apa yang membuat Anda lebih bahagia dari saat itu. Apa yang membuat Anda datang dan berkunjung ke alam bebas. Bisa saja, Anda melihat satu keajaiban atau penomena alam yang luar biasa, dan Anda ingat kepada Sang pencipta Alam.
  • Hal demikian sepertinya akan memberikan banyak inspirasi yang mempunyai banyak makna. Anda bisa menggalinya terus lebih dalam lagi.

Catat semua yang sudah Anda dapatkan, sekecil apapun.

2. Mulai Menulis Acak

Ini langkah ke dua bagaimana Cara Menulis Puisi tentang Keindahan Alam.

Menulis acak yang saya maksud adalah menulis dasar untuk sebuah puisi. Menulis ulang apa yang sudah Anda catatkan tadi sebagai hasil Anda di alam.

A. Gunakan Imajinasi

Puisi adalah perpaduan kata yang disusun menjadi sebuah kalimat dan memberikan makna.

Ketika Anda mendapatkan beberapa kata atau kalimat saat berada di alam, pernahkah Anda berpikir, bagaimana cara Anda merubahnya menjadi bait dan baris puisi yang indah?

Dengan imajinasi, Anda dapat merubah kalimat acak tersebut menjadi baris puisi.

  • Bacalah kalimat atau kata acak yang sudah Anda tulis tadi
  • Bayangkan dan renungkan beberapa kata yang mungkin mempunyai hubungan dengan kalimat acak tadi. Di benak Anda biasanya spontan akan memunculkan kata dan kalimat di luar dugaan Anda yang berhubungan dengan apa yang Anda lihat, dengar dan rasakan saat di alam.
  • Agar lebih dalam lagi, tuliskan deskripsinya.

B. Susun Tulisan Menjadi lebih Rapih

Ketika deskripsi telah Anda masukan di dalam puisi, Anda hampir saja menyelesaikan langkah ke dua ini.

Sekarang saatnya Anda menulis lebih rapih lagi. Benahi dan cermati kata per kata, bait hingga semua baris dari puisi Anda.

Pilihlah kata, frasa, atau baris yang paling deskriptif, berisikan banyak citra, atau memiliki kekuatan emosional besar yang bisa Anda buat untuk memperbaiki kalimat yang tidak sesuai menurut Anda.

3. Menulis Puisi

Pada langkah 3 ini, Anda mulai ditantang untuk menulis puisi dari tulisan-tulisan acak yang sudah Anda rapihkan sebelumnya.

Lakukan beberapa hal di bawah ini,

A. Tentukan Jenis Puisi

Fokuskan puisi Anda dengan menentukan jenis puisi yang sudah Anda tulis.

Sekilas saya akan memaparkan tentang jenis puisi. Seperti pada artikel sebelumnya, puisi terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :

1. Puisi Lama (Puisi yang masih terikat dengan aturan-aturan),

  • Jumlah kata dalam 1 baris
  • Jumlah baris dalam 1 bait
  • Persajakan (rima)
  • Banyak suku kata tiap baris
  • Irama

Ciri puisi lama:

  • Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya.
  • Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan.
  • Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima.

2. Puisi Baru (Bentuknya lebih bebas daripada puisi lama baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima).

Ciri-ciri Puisi Baru:

  • Bentuknya rapi, simetris;
  • Mempunyai persajakan akhir (yang teratur);
  • Banyak mempergunakan pola sajak pantun dan syair meskipun ada pola yang lain;
  • Sebagian besar puisi empat seuntai;
  • Tiap-tiap barisnya atas sebuah gatra (kesatuan sintaksis)
  • Tiap gatranya terdiri atas dua kata (sebagian besar) : 4-5 suku kata.

Tugas Anda adalah memilih dan menentukan jenis puisi yang Anda suka.

B. Pilih Bentuk Puisi

Sama halnya seperti bentuk puisi, jenis puisi juga harus dapat Anda tentukan.

Namun sebelumnya, saya akan menjelaskannya seperti apa saja bentuk puisi.

O iya satu lagi,

Sebetulnya tidak ada aturan baku yang mengatur ini semua. Anda bebas memilih dan menentukan bentuk apa yang sesuai dengan puisi Anda.

Secara umum bentuk puisi terbagi menjadi 5 :

  • Haiku

Terdiri dari tiga baris. Baris pertama terdiri dari lima silabel, baris kedua memiliki tujuh silabel dan baris ketiga mempunyai lima silabel.

  • Tanka

Terdiri dari lima baris. Tiga baris pertama mengikuti struktur Haiku (lima silabel pada baris pertama, tujuh silabel pada baris kedua, dan lima silabel pada baris ketiga), dan dua baris terakhir memiliki tujuh silabel.

  • Lantern

Puisi yang struktur penulisannya tidak begitu menyerupai bentuk puisi pada umumnya karena strukturnya meniru bentuk visual lentera Jepang.

  • Kuplet (Couplet)

Terdiri dari dua baris yang saling berirama. Biasanya kuplet tidak dikategorikan sebagai sajak, tetapi ia bisa diklasifikasikan demikian.

  • Kuatrin (Quatrain)

Terdiri dari empat baris yang memiliki pola irama spesifik. Puisi ini biasanya menggunakan salah satu dari empat pola irama ini : AABB (dua baris pertama berirama, dua baris terakhir berirama), ABAB (baris pertama dan ketiga berirama, baris kedua dan keempat berirama), ABBA (baris pertama dan keempat berirama, baris kedua dan ketiga berirama), atau ABCB (tiga baris pertama tidak berirama, baris keempat dan kedua berirama)

C. Mulai Menulis Puisi

Setelah Anda menentukan jenis dan bentuk puisi. Sekarang Anda coba mulai menulis puisi secara benar, ikuti alur yang sudah Anda tentukan dengan memasukkan deskripsi ke dalamnya sebagai penguat makna puisi Anda. Tambahkan frase dan rima sebagai penyempurna puisi Anda.

Gunakan terus imajinasi Anda untuk mempertajam kualitas karya puisi Anda. Ingat selalu bahwa tema Anda adalah pemandangan. Jangan lari dari itu.

Hubungan kata dan kalimat selalu sesuaikan dengan tema dan perluas imajinasi Anda di dalamnya.

Seperti halnya menulis cerpen, menulis puisi juga butuh ketekunan dalam mengolah kata dan kalimat supaya terdengar indah saat dibaca sehingga memberikan kesan yang mendalam dengan banyak makna di dalamnya.

4. Tambahkan dan Padukan Simile dan Metafora

Saya akan jelaskan satu persatu artinya agar Anda menjadi lebih paham.

Apa Simile dan Metafora ?

  • Simile atau ibarat adalah salah satu majas dalam bahasa Indonesia. Simile adalah majas yang membandingkan sesuatu hal dengan hal yang lainnya dengan menggunakan kata penghubung atau kata pembanding. Kata penghubung yang digunakan contohnya seperti, bagaikan, bak, layaknya, laksana, dan sebagainya.

Contoh :

  1. “Wajahmu seperti rembulan yang bersinar di malam hari”
  2. “Gadis itu bagaikan bunga mawar yang baru mekar”
  3. “Persahabatan kami layaknya rantai yang kokoh”
  4. “Rambutmu bak mayang terurai”
  5. “Engkau laksana bulan yang menerangi kegelapan”
  • Metafora adalah salah satu majas dalam Bahasa Indonesia, dan juga berbagai bahasa lainnya. Majas ini mengungkapkan ungkapan secara tidak langsung berupa perbandingan analogis. Seperti halnya majazi dalam bab kata dan makna (ilmu logika), makna yang terkandung dalam majas metafora adalah suatu peletakan kedua dari makna asalnya, yaitu makna yang bukan mengunakan kata dalam arti sesungguhnya, melainkan sebagai kiasan yang berdasarkan persamaan dan perbandingan.

 Contoh

  1. Kata “tulang punggung” dalam kalimat “Pemuda adalah tulang punggung negara”.
  2. Engkau belahan jantung hatiku sayang.
  3. Raja siang keluar dari ufuk timur.
  4. Jonathan adalah bintang kelas dunia.
  5. Raja malam telah keluar dari peraduannya.

(Sumber : Wikipedia)

Simile dan metafora adalah hal yang sering kali membuat bait puisi menjadi puitis. Bukan hanya itu, penambahan dan perpaduan keduanya menjadikan kata dalam bait puisi menjadi lebih indah.

Ekspresi seseorang yang mengandung makna abstrak dapat digambarkan dengan kedua majas tersebut. Sebagai contoh ; “Matanya berapi-api”  merupakan ekspresi kemarahan.

Ayo, sekarang coba Anda padukan keduanya dalam bait puisi yang sudah Anda buat tadi.

5. Tinjau Puisi dan Bagikan

Ini merupakan langkah terakhir Anda bagaimana Cara Menulis Puisi Tentang Keindahan Alam.

Langkah terakhir tentu saja merupakan langkah yang sangat penting untuk Anda perhatikan. Langkah ini adalah penentuan dari hasil karya Anda.

Baik atau tidaknya karya puisi Anda menjadi prioritas pada tahap ini.

Setiap penulis tahu bahwa revisi adalah bagian yang penting dalam proses penulisan, termasuk proses pembuatan puisi ini.

Beberapa strategi ini berguna dalam melakukan revisi pada hasil puisi Anda.

  1. Pisahkan kata atau kalimat yang sekiranya mempunyai makna tidak penting. Hapus dan ganti jika memang dirasa perlu
  2. Membaca puisi dengan lantang dan memikirkan bagaimana bunyi serta iramanya yang cocok jika dipadukan. Buat lebih indah saat dibacakan.
  3. Menyusun ulang baris puisi untuk mengatur penekanan kata, dan memperkuat makna dari kata pada bait puisi
  4. Ulangi terus membaca hingga menemukan kata dan juga irama yang sesuai dengan karakter tema Anda.

Di penutup langkah ini, kini saatnya Anda membagikan puisi Anda. Puisi hasil karya terbaik Anda.

Ingat, jangan pernah takut pada kesalahan. Kritikan dan saran adalah cara yang baik untuk menyempurnakan hasil puisi Anda.

Saya menyarankan untuk membagikan puisi Anda kepada orang-orang yang ahli dalam menciptakan puisi. Semua saran dan kritikan dari mereka justru menjadi pemicu Anda guna menjadi lebih baik ke depannya.

Itulah Cara Membuat Puisi tentang Keindahan Alam yang dapat saya uraikan pada kesempatan ini.

Semoga bermanfaat.

(Sumber gambar : www.google.co.id)


Contoh Puisi Tentang Alam

 

 

Hijaunya Hutanku

Ragam dedaunan ini melenyapkan risau
Disaat angin berhembus, pelan seperti berbisik
Gunung yang indah menjadi penyejuk kalbu saat lara
Aku terpana dalam belaiannya

Seperti itu jarang aku lihat, jujur aku terlena seperti hilang akalku
Sungguh elok, wahai engkau cakrawala
Kau suguhkan kesucian yang tak pernah terjamah
Oleh keserahakan manusia dan angkara murka
Angin kembali membelaiku, semakin memberiku yakin
Hutanku, selalu terlindung dengan warna hijau daunmu

Gunung yang indah menjadi penyejuk kalbu saat lara
Kini, aku tlah melewatinya sesaat. Bersamamu ..

(Ditulis oleh : Dwi Rahayu Octaria)

Tinggalkan komentar