7 Tips dan Teknik Menulis Cerpen

Menulis cerpen itu ternyata tidak semudah yang beberapa orang katakan.

Ada orang berpikir, sebuah cerpen hanya terdiri dari beberapa paragraf pendek saja, makanya mereka bilang mudah.

Pada kenyataannya tidaklah demikian.

Membuat cerpen tentu saja memerlukan beberapa teknik menulis yang baik. Karena itu juga, saya ingin menjelaskan bagaimana cara menulis cerpen untuk pemula.

Dalam menulis sebuah cerpen sangat dibutuhkan kemampuan menulis yang kreatif dan tentu saja hal ini tidak bisa dipandang enteng.

Sama halnya seperti Anda menulis artikel untuk blog atau website, tidak sembarang orang bisa melakukannya.

Sesuai dengan namanya, cerpen atau cerita pendek sepertinya cenderung kalah populer dibanding halnya Novel.

Padahal jika kita melihat sejarahnya, cerpen telah ada di Mesir dan ditemukan dalam lembar daun lontar yang diperkirakan ditulis sekitar 3000 tahun sebelum Masehi.

Berarti sebetulnya cerpen telah lebih dulu ada sebelum novel.

Lalu, bagaimana cara menulis cerpen yang baik sehingga bisa menghasilkan satu karya dan diminati banyak orang?

Perhatikan dan simak kalimat di bawah ini,

“Neil Gaiman mengatakan, ‘Anda tidak pernah belajar bagaimana menulis sebuah novel. Anda hanya belajar bagaimana menulis novel tentang Anda”.

Menurut saya hal ini berlaku juga dalam menulis cerpen yang baik dan benar.

Begini,

Dalam menulis karangan, entah itu berupa sebuah karya novel, cerpen, cerita bersambung atau apapun yang namanya cerita, jangan terlalu kaku dalam menentukan berbagai ketentuan. Santai saja ..

Lakukan dan mulailah menulis seperti apa yang ada dipikiran Anda.

Itu akan lebih baik, ketimbang Anda memikirkan banyak hal yang justru akan membuat Anda bingung untuk mulai dari mana.

Jika Anda memang pertama kalinya membuat cerpen, coba buat cerpen tentang pengalaman pribadi yang singkat terlebih dahulu.

Bisa pengalaman sekolah atau pengalaman sehari-hari Anda yang lucu, pengalaman saat liburan dan mungkin tentang sebuah persahabatan.

Hal itu akan membuat Anda bisa lebih mudah menulis cerpen berikutnya.

Serius..

Nah sekarang saya akan memberikan beberapa pola yang menurut saya akan lebih memudahkan Anda dalam menuliskan sebuah cerita pendek.

3 Hal yang perlu diketahui sebagai gambaran awal dalam menulis cerpen untuk pemula.

Sebelum mulai, saya akan membahas tiga hal yang mungkin diperlukan dalam menulis cerpen, paling tidak inilah gambaran dari apa yang pernah saya buat.

1. Kira-kira 10-20 jam.

Sering kali kita menulis dengan langkah yang selalu berbeda, dan tentunya tergantung pada panjang cerita Anda (misalnya 2000-5.000 kata untuk cerita pendek) mungkin menghabiskan waktu antara 5-10 jam.

Tapi saya menemukan gambaran bahwa kebanyakan cerita pendek untuk 3.000-5.000 kata berlangsung dalam 10-20 jam.

Cerita yang pendeknya kurang dari 1.000 kata tergolong pada genre fiksi kilat (flash fiction). Fiksi yang melampuai batas maksimum parameter cerita pendek digolongkan ke dalam novelettenovella, atau novel.

Nah bagi Anda yang mempunyai gambaran tentang berapa lama Anda bisa menyelesaikan dalam menulis sebuah cerpen, silahkan berikan informasinya di kolom komentar.

2. Ide.

Langkah ini mengasumsikan bahwa Anda telah memiliki ide atau tema untuk menulis sebuah cerita pendek.

Namun jika saja Anda masih mencari ide dan belum menemukannya, maka saya akan membantu Anda memberikan gambaran untuk mendapatkan ide menulis Anda.

Baca : 12 Cara Menemukan Ide Menulis

3. Perangkat untuk Menulis.

Tentu saja peralatan dalam menulis akan sangat berpengaruh dalam kesiapan Anda dalam menciptakan karya tulis Anda.

Untuk penjelasan mengenai perangkat apa saja yang diperlukan untuk menulis cerpen akan saya uraikan pada kesempatan mendatang. (Coming Soon)

7 Langkah Terbaik Dalam Menulis Cerpen untuk Pemula

Apakah Anda sudah siap untuk mulai menulis? Berikut adalah 7 langkah bagaimana menulis cerpen :

1. Menulis awal cerita dalam satu waktu

cara menulis cerpen

Sebelum membahas lebih jauh, saya akan berbagi pengalaman dan menjelaskan mengenai jenis cerita.

Ada dua jenis cerita,

  • Cerita dengan bentuk seni, yang dilengkapi dengan karakter, plot, deskripsi, dan gaya.
  • Cerita dengan bentuk spontanitas atau kejadian spontan yang terjadi pada Anda dan orang-orang sekeliling Anda.

Saya menyarankan sebagai langkah pertama Anda dalam menulis sebuah cerita pendek adalah dengan menulis cerita apa adanya yang terjadi pada diri Anda, teman Anda atau tentang mantan pacar Anda sebagai bahan dari ide cerita Anda, agar terasa ringan dan mengalir begitu saja.

Jangan terlalu banyak pertimbangan, mengenai ide-ide cerita yang lain yang justru menyulitkan langkah pertama Anda dalam menulis.

Dan ingat, ketika Anda mulai menulis dasar cerita, pastikan menulis dalam satu waktu saja.

Jika Anda menunda-nundanya lagi, kemungkinan akan menjadikan ide cerita yang tadinya sudah mengalir justru akan kembali hilang dan menemui jalan buntu.

Menulislah terus seperti air mengalir, jangan risaukan dulu hal lain. Inilah yang terpenting sebagai langkah awal Anda dalam menulis sebuah cerita.

2. Menentukan protagonis

cara menulis cerpen

Setelah Anda menulis cerita dasar, coba Anda baca ulang apa yang sudah Anda tulis. Jangan dulu pedulikan kesalahan-kesalahan Anda dalam tulisan tersebut.

Atau,

Anda merasa bangga dengan hasil karya Anda, dan bahkan mungkin merasa malu dengan hasil tulisan dasar yang sudah Anda tulis, abaikan dulu semuanya!

Sekarang fokuskan dulu dan perhatikan dari tulisan Anda, siapa kira-kira pemeran protagonis dalam tulisan Anda tersebut. Cari dan usahakan untuk menemukan protagonisnya.

Sekarang Anda mulai memikirkan protagonis dalam tulisan Anda. Ini sangat menarik sekaligus rumit.

Bisa saja Anda jadi protagonis, jika cerita yang Anda tulis mengenai kejadian yang menimpa Anda. Atau mungkin teman Anda dan siapa pun itu.

Protagonis dalam tulisan dasar Anda belum tentu narator, atau dia selalu “orang baik” dalam cerita. Sebaliknya, protagonis adalah orang yang bisa membuat keputusan yang mendorong cerita tersebut menjadi seru.

Biasanya, untuk mengetahui protagonis adalah dengan menemukan satu karakter yang banyak memberi makna pada cerita tersebut.

Satu hal lagi, ketika Anda sudah menemukan protagonisnya, maka Anda akan lebih leluasa dan mempunyai banyak ide lagi untuk memperbaiki tulisan dasar Anda tadi.

3. Menulis paragraf pertama yang menarik

cara menulis cerpen

Dalam menyiapkan tulisan untuk sebuah cerpen berarti Anda harus siap dengan sebuah langkah awal yang mungkin menegangkan.

Maksud saya begini,

Kita sebagai penulis harus dapat memberikan satu hal yang menarik pembaca pada awal tulisan. Dan itu penting !

Paragraf pertama mempunyai kekuatan besar untuk menarik minat pembaca. Dan paragraf selanjutnya adalah liku-liku dari alur cerita sebuah cerpen.

Cerita pendek selalu melestarikan karakter dan adegan, biasanya hanya berfokus pada satu titik konflik, dan tiba-tiba ada hal tak terduga yang sama sekali tidak dapat di tebak oleh pembaca sekalipun.

Membuat kalimat narasi dalam paragraf pertama harus bisa menangkap perhatian pembaca dengan hal yang tidak biasa, yang tak terduga dan sebuah konflik yang benar-benar seperti nyata adanya.

Ingat, jika Anda menginginkan pembaca terhipnotis dengan apa yang Anda tulis, mulailah dengan menulis baris pertama yang sempurna.

Baca contoh paragraf pertama dari cerpen di bawah ini.

” Malam tahun baru. Nellie, putri dari seorang jendral dan tuan tanah, seorang gadis muda nan cantik, yang selalu bermimpi untuk menikah, kini terduduk di kamar tidurnya seraya menatap ke arah cermin dengan wajah lelah dan mata sayu. Kulitnya pucat, ekspresinya tegang, sama kakunya seperti cermin di hadapannya “.

( “The Looking Glass” karya Anton Chekhov dan pertama kali diterbitkan pada tahun 1885.)

Dari kutipan paragraf pertama pada cerpen di atas, cerita sepertinya sudah mulai mengalir. Ada satu tokoh utama, Nellie dengan wajahnya yang pucat terduduk menatap cermin. Gelisah.. itulah gambaran suasana hatinya.

Satu paragraf dengan kalimat yang begitu sederhana, namun seperti ada magnet kuat yang menarik siapa saja untuk menyelesaikan membaca sampai tuntas.

Jika Anda salah satu yang ingin menuntaskan membaca cerpen tersebut, silahkan baca lanjutan dari cerpen dengan judul Cermin ini.

Itulah kehebatan paragraf pertama pada suatu cerita pendek. Dan itu juga merupakan langkah pertama yang harus Anda perhatikan dalam menulis sebuah cerita.

Ada 3 Tips dalam menulis paragraf pertama,

  • Seperti halnya pembukaan film, buatlah seakan-akan kita berada di tempat kejadian.
  • Buatlah hal yang dapat mengejutkan pembaca.
  • Berusaha agar dapat memberitahu keseluruhan cerita Anda dalam satu paragraf pertama.

Untuk lebih menguasai bagaimana cara menulis paragraf pertama yang menarik, silahkan Anda baca terlebih dahulu 6 Cara Menulis Paragraf Pertama Cerpen yang Sempurna.

4. Mengingat beberapa kejadian

cara menulis cerpen

Setiap cerita terdiri dari serangkaian adegan-adegan atau kejadian-kejadian yang berlangsung di tempat tertentu dan waktu tertentu.

Tugas Anda pada langkah ini adalah mengingat kembali beberapa kejadian yang terjadi dalam kehidupan Anda atau siapa pun yang berada dalam cerita pada tulisan dasar Anda tadi.

Manfaatnya adalah, untuk memudahkan Anda dalam menulis dan memperbaiki kembali semua tulisan dasar yang telah Anda buat di awal.

Kalau perlu, buatlah sedikit tulisan terpisah mengenai kejadian Anda.

Ada 2 manfaat kenapa Anda perlu mengingat kembali beberapa kejadian pada cerita tersebut,

  • Memudahkan dalam menyusun struktur dalam menulis cerpen Anda.
  • Menunjukkan bagian mana yang lebih membutuhkan penekanan dalam menulis cerpen Anda.

Anda tidak perlu menuliskan kejadiannya dengan persis, tetapi dengan ingatan Anda mengenai kejadian-kejadian tersebut akan memudahkan Anda dalam menulis cerpen dan memaparkannya.

5. Periksa ulang tulisan Anda, dan perhatikan dengan teliti

cara menulis cerpen

Kini saatnya Anda mengkaji ulang semua hasil tulisan Anda dengan teliti, karena ini merupakan langkah yang wajib Anda lalui untuk mendapatkan hasil tulisan Anda yang terbaik.

Coba kembali pikirkan, perbaikan apa yang harus Anda lakukan dengan tulisan tersebut. Perhatikan baik-baik, ide-ide bagus biasanya datang saat Anda mulai detail memeriksa setiap kalimat yang sudah Anda tulis.

Tandai jika ada kata atau kalimat yang kurang pas atau kurang sempurna dalam cerita pendek Anda.

Mengapa tidak pada langkah awal saja memeriksa tulisan ini ?

Pertanyaan seperti ini sering menghampiri siapa pun yang pernah menulis suatu cerpen atau artikel, dan ini juga termasuk saya.

Sederhana, saya akan menjelaskannya untuk Anda.

Jika hal itu Anda lakukan di awal tadi, itu hanya akan membuyarkan semua ide kalimat yang mengalir dalam pikiran Anda, serta akan mematahkan ide-ide brilian dari beberapa kejadian dari isi cerita Anda.

Jadi, pada langkah awal tadi Anda hanya perlu fokus pada tulisan-tulisan Anda yang mengalir apa adanya. Tidak memikirkan hal lain. Itu saja.

Saya selalu melakukan ini dalam menulis cerpen-cerpen saya. Dan langkah-langkah ini juga yang selalu memudahkan saya dalam menulis cerita.

6. Saatnya mengedit dan menyempurnakan tulisan

cara menulis cerpen

Saatnya untuk mendapatkan hasil tulisan yang sempurna dengan melakukan pengeditan dan perbaikan yang serius dalam menulis cerpen ini.

Sekarang Anda tentunya sudah mengetahui siapa protagonis dalam cerita Anda, menulis paragraf pertama Anda yang sempurna, telah mengingat beberapa kejadian dan memudahkan Anda mendapatkan ide-ide, lalu melakukan penelitian dan koreksi dengan serius.

Nah inilah saatnya Anda menyempurnakan semua yang telah Anda tulis di awal hingga menjadikan tulisan kamu benar-benar teruji dan layak untuk dibagikan.

Kita semua tentunya mempunyai beberapa cara yang berbeda tentang menulis. Lakukan dengan cara yang menurut Anda paling nyaman saja.

Lakukan dengan hal yang menurut Anda enak dan menghasilkan sebuah tulisan yang mengalir ringan.

Saya tidak ingin memberi tahu bagaimana cara saya dalam menulis, karena saya yakin hanya dengan cara Anda sendiri Anda akan merasa lebih nyaman dan tuntas.

Lakukan dan sempurnakan semua tulisan Anda!

7. Membagikan cerpen hasil karya Anda

cara menulis cerpen

Saya percaya, membagikan tulisan yang sudah kita buat merupakan hal yang tidak kalah pentingnya.

Tulisan Anda akan menjadi percuma jika tidak ada seorangpun yang membaca dan menikmatinya. Sebuah tulisan tidak bisa dibilang selesai jika belum dibagikan ke khalayak ramai.

Ada manfaat penting dari tulisan Anda jika dibagikan,

  • Anda akan bisa tahu letak kesalahan dan kekurangan dari tulisan cerpen Anda karena tentu saja ada komentar dan kritik di dalamnya. Anda akan lebih baik di waktu mendatang. Itu pasti. Semua orang selalu belajar dari kesalahan. Dari situlah datangnya kesuksesan.
  • Anda akan lebih percaya diri untuk menciptakan karya-karya berikutnya.
  • Jika tulisan Anda bagus, bukan tidak mungkin Anda menjadi populer dan terkenal
  • Karya Anda akan dikenang dan menjadi refrensi untuk penulis lain.
  • Ada kebahagiaan tersendiri menjadi penulis dan siapapun tidak bisa membayangkannya.
  • Mendapatkan penghasilan tambahan dari menulis jika tulisan Anda layak menurut banyak orang.

Ada banyak cara bagaimana membagikan cerpen karya Anda. Bisa melalui media sosial, forum atau media Online lainnya.

Atau Anda bisa mencoba mengirimkan cerpen di cerpenmu.com.

Saatnya Anda Menulis Cerpen yang Menarik

Kini saatnya Anda mulai menciptakan karya terbaik Anda. Jangan pernah menunda-nunda kesempatan!

Menulis cerita dasar, inti dari ide, lalu kirimkan tulisan Anda ke teman-teman dan keluarga terdekat. Itu awal dari langkah yang bagus.

Jangan berpikir tentang banyak hal buruk tentang bagaimana kualitas tulisan Anda, dan jangan khawatir tentang bagaimana orang lain menanggapi hasil tulisan Anda.

Itu masalah nanti, setiap orang selalu belajar dari kesalahannya. Anda mempunyai 7 langkah di atas, sekarang saatnya Anda mulai menulis cerpen dengan hati, dan tumbuhkan kepercayaan diri Anda mulai sekarang!

Ayo, mulailah menulis ..

Semoga bermanfaat.

(Ditulis oleh : Dwi Rahayu Octaria)

13 pemikiran pada “7 Tips dan Teknik Menulis Cerpen”

  1. Artikel yang bermanfaat. Kebetulan saya sedang ada tugas sekolah untuk membuat cerpen dan bingung harus mulai dari mana. Setelah membaca artikel ini, saya menjadi lebih tahu bagaimana saya harus memulai, agar saya dapat membuat sebuah cerpen. Terima kasih artikelnya gan.

Tinggalkan komentar