Teknik dan Cara Menulis Cepat Artikel 2000+ Kata, dengan Re-Writing

Langkah Cepat, Tepat dan Mudah dalam Menulis Artikel Panjang

Cara Menulis CepatMenulis adalah satu kegiatan yang mengasyikkan bagi sebagian orang, namun bagi sebagian yang lainnya adalah hal yang sangat melelahkan. Menulis cepat artikel panjang tentu saja lebih menyeramkan jika tidak memahami caranya. Itu pasti!

Saya akan jelaskan teknik dan cara menulis cepat artikel panjang 2000+ kata, khususnya artikel berbahasa Indonesia. Meskipun begitu, teknik ini sangat bisa Anda aplikasikan untuk menulis artikel dalam bahasa apa pun.

Ketika mendengar kalimat 2000 kata sepertinya sudah bingung memikirkannya.

Banyak orang yang mengeluh, terutama mereka para blogger yang tidak biasa dalam menulis banyak kata dalam setiap artikelnya. Bagaimana cara menulis segitu banyak ? untuk mencapai angka 1000 saja sudah ngos-ngosan ..

Memang, untuk yang tidak terbiasa dengan hal ini akan terasa berat dan tentunya sangat sulit.

Ternyata permasalahannya tidak sampai disitu saja, topik yang tidak dikuasai tentu akan menjadi hambatan.

Bagaimana mungkin Saya menulis cepat artikel sebanyak itu apalagi dengan topik yang tidak dikuasai ?

Pertanyaan ini sering Saya dengar.

Dari situlah Saya mempunyai keinginan untuk menulis solusi dari pertanyaan itu.

Jujur, 2 tahun lalu Sayapun pernah mengalami dan merasa bingung untuk bisa memulai menulis artikel yang panjang. Biasanya baru 500 kata saja sepertinya ide untuk melanjutkan menulis sudah buntu, tidak ada kata-kata lagi.

Setelah browsing, mencari informasi dan bertanya kesana-sini, akhirnya Saya mendapatkan satu cara yang menurut Saya sangat baik dan jelas sangat membantu Saya dalam menulis artikel cepat yang panjang.

Untuk itu, Saya ingin membagikannya juga untuk Anda sekarang.

Mungkin Anda bertanya, itu kan 2 tahun lalu, mungkin saja cara itu sudah ketinggalan atau bahkan kadaluarsa ?

Tidak, cara itu bisa dipakai kapan saja tanpa terbatas waktu. Saya sendiripun masih menggunakannya sampai saat ini.

Baca : Cara Menjadi Penulis Tamu (Guest Blogger)

Kenapa harus menulis artikel panjang 2000+ kata ?

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Saya percaya artikel yang ditulis lebih panjang, merupakan artikel yang berbobot karena akan mempunyai isi yang jelas dan lengkap serta lebih bermakna.

Adapun hal yang lebih menguatkan keyakinan Saya tentang ini karena :


Berdasarkan penelitian yang dilakukan Brian Dean, pemilik Backlinko.com, semakin panjang sebuah artikel, maka posisinya di SERP akan semakin bagus.
Brian Dean menyebutkan bahwa panjang rata-rata artikel di halaman pertama adalah 1.890 kata. Supaya genap, Saya selalu ingin menulis artikel sepanjang 2.000 kata, bahkan lebih.


Baik, Saya akan langsung ke pokok bahasan.

Menulis artikel panjang dengan Re-writing

Pasti Anda sering mendengar tentang hal ini, tapi Saya yakin teknik seperti ini jarang orang yang memahami sepenuhnya. Untuk itu Saya ingin Anda tetap membaca artikel ini sampai selesai.

Cara Rewrite Artikel Bahasa Inggris

Ini adalah metode yang paling sederhana.

Metodenya : Cari artikel berbahasa Inggris, terjemahkan ke bahasa Indonesia.

Cara Menulis Cepat Artikel 2000 Kata Kurang dari 1 Jam

Banyak orang yang bilang metode ini tak akan berhasil. Alasannya, akan ada kemungkinan blog lain yang menerjemahkan artikel yang sama. Hasilnya, akan terjadi duplicate content di internet. Efeknya, blog kita dicap spam oleh Google, dan posisinya menurun di hasil pencarian.

Saya bocorkan rahasianya: semua itu TIDAK BENAR.

Saya memakai metode ini berkali-kali, dan artikel-artikel di blog Saya selalu punya posisi yang bagus. SELALU.

Rahasianya?

Tentu saja, re-writing. Artikel hasil terjemahan, tanpa melalui proses re-writing, akan sulit dibaca.

Efeknya ke blog kita bakal lebih buruk kalau ternyata ada blog lain yang menerjemahkan artikel yang sama, tanpa re-writing.


Dapatkan E-Book PDF Gratis bagaimana cara Anda menulis artikel panjang 2000+ kata dengan memanfaatkan Youtube.

Klik di sini untuk mendownload.


Saya akan mulai prosesnya,

Tentukan Kata Kunci untuk artikel yang akan kita tulis, disini Saya akan mengambil contoh dengan kata kunci cara beternak kambing.

Akses Bing Translator melalui link berikut:

Bing Translator

Terjemahkan keyword bidikan ke dalam bahasa Inggris. Bagi Anda yang mahir berbahasa Inggris, langkah ini bisa dilewati.

Kenapa bukan Google Translate?

Menurut Saya, hasil terjemah Bing jauh lebih baik. Meskipun begitu, alat tetaplah alat. Bing tetap memiliki kekurangan. Tetapi, untuk proses pembuatan konten kita, alat ini sudah cukup memadai.


Update 17 November 2016

Dengan adanya perubahan pada Dua hari lalu, Google Translate menambahkan sebuah fitur baru yang diberi nama Neural Machine Translation, maka Saya lebih menyarankan untuk menggunakan tool dari Google Translate ini, karena setelah Saya sendiri membuktikannya ternyata hasilnya jauh lebih akurat dibanding yang lainnya.

Untuk menambah keyakinan Anda tentang ini, silahkan baca Hasil Terjemahan Google Translate Kini Lebih Akurat.


Menurut Bing Translator, keyword Saya dalam bahasa Inggris adalah how to raising goats.

Menulis Cepat Artikel

Buka Google, lakukan pencarian menggunakan keyword bidikan dalam bahasa Inggris. Pilih artikel yang ingin digunakan

Menulis Cepat Artikel

Saya memutuskan memakai artikel pertama. Copy semua artikel di dalam halaman tersebut, lalu paste di kotak terjemah Bing Translator.

Copy-paste teks tersebut ke dalam Bing Translator, ubah ke bahasa Indonesia. Untuk hasil maksimal, lakukan sedikit-sedikit. Kalau Anda mengubah semua teks ke dalam bahasa Indonesia secara sekaligus, besar kemungkinan terjadi banyak kesalahan dan akan terasa lebih sulit.Menulis Cepat Artikel

Copy hasil translate ke dalam file WordPad atau Microsoft Word. Lakukan sampai semua teks telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Menulis Cepat Artikel

Menulis Cepat Artikel

Apakah hasil translate ini bagus?

Tentu saja tidak. Kita tidak bisa memposting terjemahan ini begitu saja. Kita harus melalui proses berikutnya, yaitu re-writing.

[ctt template=”8″ link=”9Ukm5″ via=”no” ]Re-writing adalah proses menulis ulang semua hasil terjemahan, untuk mendapatkan hasil terbaik.[/ctt]

Lakukan proses ini secara manual.

Langkah-langkah menulis cepat dengan re-writing adalah:

  • Baca sebuah kalimat sampai Anda mendapatkan ide utamanya
  • Tulis ulang memakai kata-kata Anda sendiri.
  • Usahakan satu kalimat Anda kerjakan dalam waktu 1-2 menit. Jangan lebih. Anda Anda merasa sebuah kalimat terlalu sulit dipahami, hapus saja, lalu pindah ke kalimat selanjutnya.

Menulis Cepat ArtikelParagraf pertama adalah hasil terjemah dari Bing Translator, dan paragraf kedua yang ditandai warna merah adalah hasil re-writing. Paragraf tersebut Saya rewrite dalam waktu kurang dari 2 menit.

Langkah terakhir, pastikan artikel hasil rewrite ini lolos pengecekan plagiarisme.

Untuk mengecek plagiarisme secara GRATIS, gunakan alat ini:

Plagiarisme

Namun sayangnya versi gratis hanya diberikan 1 pilihan, yaitu pengecekan lewat Yahoo saja. Seperti gambar di bawah ini.

Menulis Cepat Artikel

Untuk bisa melakukan pengecekan secara maksimal, Anda harus membuat akun terlebih dulu. Membuat akun sangat mudah. Anda cukup klik tombol Get Free Access, atau gunakan link ini.

Jika Anda sudah terdaftar, langkah selanjutnya adalah menuju Plagiarism Checker. Anda dapat menemukannya dengan mudah dari bagian dashboard. Lihat contoh di bawah ini,

Menulis Cepat Artikel

Letakkan artikel hasil re-writing yang ingin dicek pada kotak yang tersedia, pilih Google, lalu klik Check Duplicate Content.

Menulis Cepat Artikel

Tunggu beberapa saat, hasil pengecekan akan keluar.

Menulis Cepat Artikel

Skor di atas 90% sudah sangat bagus.

Selain Plagiarisma, ada banyak alat lain. Namun ini adalah yang Saya rekomendasikan. Untuk mencari alat lain, silakan lakukan pencarian di Google memakai kata kunci free plagiarism checker.

Mungkin Anda bertanya, “Bagaimana kalau artikel yang didapatkan kurang dari 2.000 kata? Misal, hanya 500 kata?”

Sederhana saja. Silakan cari artikel lain yang berhubungan, lalu kombinasikan dengan artikel pertama, hingga jumlah katanya lebih dari 2.000 kata. Kalau masing-masing artikel menghasilkan 500 kata, berarti Anda butuh 4 artikel dari beberapa situs untuk membuat artikel sepanjang 2.000 kata.

Saya tegaskan sekali lagi, bagian terpenting dari proses ini adalah re-writing. Artikel yang di-rewrite dengan baik akan membuat Google jatuh cinta dengan blog kita. Kalau rewrite-nya asal-asalan, pembaca bakal malas mengunjungi blog kita. Bounce rate menjadi tinggi, dan ujung-ujungnya posisi blog kita menurun.

Baca : Ingin Menjadi Penulis Wisata (Travel Writer)? Inilah Caranya!

Satu hal yang harus Anda tahu,

Me-rewrite sebuah artikel akan terasa susah dan lama pada awalnya. Tapi lambat laun, Anda akan terbiasa melakukannya. Jika sudah terbiasa, prosesnya bisa berlangsung cepat dan rapi, bahkan diluar dugaan Anda. Dan itulah cara menulis cepat yang dapat Anda lakukan mulai sekarang.

Untuk mendapatkan artikel 2000+ kata seperti ini, Saya melakukannya kurang dari 1 jam. Dan Saya yakin, Anda bisa melakukannya lebih cepat dari Saya jika sudah terbiasa melakukannya.

Mulai sekarang, Anda dengan mudah akan dapat menulis artikel cepat dengan cara re-writing.

O iya, hampir Saya lupa.

Mungkin Anda bertanya, “Apakah cara menulis cepat dengan re-writing seperti ini perlu menyertakan sumber berbentuk link aktif?”

Pilihan ada di tangan Anda. Terkadang Saya menyertakan sumber artikel, terkadang tidak.

Itulah uraian mengenai tips menulis cepat dengan cara re-writing, semoga bermanfaat.

(Ditulis oleh : Dwi Rahayu Octaria)

4 thoughts on “Teknik dan Cara Menulis Cepat Artikel 2000+ Kata, dengan Re-Writing”

Leave a Comment