Panduan Pemula | Tips Membaca Puisi yang Baik dan Benar

Tidak seperti halnya membaca buku, cerpen atau novel, membaca puisi tentu saja lebih sulit dibanding keduanya.

Alasannya adalah:

Membaca puisi itu butuh kejelasan artikulasi, ekspresi (mimik wajah) bahkan dengan gerakan tubuh.

Jadi, membaca sebuah puisi tidak bisa dianggap enteng. Ada cara dan beberapa teknik yang harus dikuasai.

Tanpa teknik yang tepat, puisi anda akan terdengar hambar ketika dibaca. Parahnya lagi, jika anda membacanya di atas pentas, makna puisi tidak akan tersampaikan dengan baik.

Inilah pentingnya belajar puisi.

Dan satu hal, anda harus terus melakukan latihan sehingga kemampuan anda membaca puisi akan semakin terasah.

O iya, sebentar lagi saya akan menjelaskan bagaimana cara membaca puisi dengan teknik yang pernah saya lakukan sebelumnya.

Jika anda berminat, lanjutkan membaca hingga selesai.

Ada sedikit cerita untuk anda. Saat itu adalah kali pertama saya membaca puisi di atas pentas.

Ternyata,

Membaca puisi dan tampil di depan banyak orang dengan semua pandangan tertuju ke arah saya membuat jantung berdegup kencang. Bertambah kacau lagi ketika teks puisi hilang dari ingatan saya karena rasa panik itu.

Itulah yang terjadi pada saya dalam sebuah acara di sekolah beberapa tahun silam.

Artinya, membaca puisi itu memang butuh kekuatan, keberanian dan keyakinan.

Bukan hanya kemampuan teknik saja, namun membangun kepercayaan diri itu juga sangat penting ketika membaca puisi.

Pengalaman buruk tadi tentu saja jangan sampai anda alami.

Karenanya, artikel ini sengaja saya tulis dan dibagikan untuk anda.

Sebagai pelajaran dasarnya adalah bahwa puisi merupakan salah satu bentuk ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima serta penyusunan lirik dan bait.

Puisi juga merupakan karangan yang bahasanya singkat, padat, indah dan menyentuh.

Bentuknya ditata berlarik-larik dan berbait-bait, sehingga mengandung irama dan persajakan dengan mengutamakan perasaan.

Baik, saya akan mulai menjelaskan satu per satu. Hal apa saja yang perlu diketahui saat belajar membaca puisi.

Ini adalah khusua untuk pemula, jadi sangat cocok bagi anda yang baru mulai belajar dan mengenal puisi.

Cara membaca puisi yang baik merupakan hal mendasar yang wajib diketahui agar puisi yang anda bacakan nanti bisa tersampaikan dan sempurna.

Cara Membaca Puisi yang Baik dan Benar di atas Pentas

Sebenarnya pelajaran ini dikutip dari wikipedia dan saya sendiri sudah mempraktekkannya.

3 poin di bawah ini menjadi sangat penting untuk dipahami

  1. Ketepatan ekspresi/mimik
  2. Kinesik yaitu gerak anggota tubuh.
  3. Kejelasan artikulasi

Akan saya uraikan untuk anda.

1. Ketepatan ekspresi/mimik

cara membaca puisi
(Sumber Gambar : www.google.co.id)

Ekspresi adalah pernyataan perasaan hasil penjiwaan puisi. Mimik adalah gerak air muka.

Keduanya menjadi penting saat membawakan sebuah karya puisi.

Seorang pembaca puisi tentu saja harus dapat menyesuaikan ekspresi dan mimik wajah sesuai dengan isi yang terkandung dalam puisi tersebut.

Sederhananya begini,

Ketika puisi yang dibawakan bernada sedih, maka ekspresi si pembaca juga harus memperlihatkan ekspresi dan mimik kesedihan.

Atau jika puisi yang dibawakan bernada marah, gembira atau senang. maka sesuaikanlah ekspresinya.

Sayangnya, banyak orang masih mengabaikan bahkan menyepelekan poin ini.

Padahal,

Ketepatan ekspresi dan mimik dalam membaca puisi saat tampil merupakan satu keharusan yang berguna untuk menggambarkan serta menyampaikan isi (pesan) dari cerita di dalam puisi tersebut terhadap pemirsa atau penonton.

2. Kinesik yaitu gerak anggota tubuh

Dalam komunikasi nonverbal, kinesik atau gestur adalah gerakan tubuh meliputi kontak mata, ekspresi wajah, isyarat, dan sikap tubuh.

cara membaca puisi
(Sumber Gambar : www.google.co.id)

Gerak anggota tubuh saat membawakan puisi juga tidak kalah penting selain ekspresi dan mimik yang harus anda perhatikan.

Bayangkan, ketika anda harus membawakan sebuah puisi sukacita, namun gerakan anda tidak memperlihatkan kebahagiaan.

Makna puisi tersebut tidak akan tersampaikan. Yang ada malah jadi terlihat aneh.

Ini harus menjadi perhatian.

Coba sebelum mulai membaca, pelajari dulu tema puisi tersebut. Menggambarkan kebahagiaan, kesedihan atau mungkin kemarahankah?

Ketika anda sudah mengenali isi dari puisi tersebut, akan lebih mudah bagi anda untuk mengekspresikan dalam gerakannya nanti.

Pesan puisi bisa tersampaikan hanya melihat dari kinesik atau gerakan anggota tubuh anda.

Karenanya, perhatikan dan sesuaikan gerakan tubuh anda dengan kandungan puisi yang anda baca.



3. Kejelasan Artikulasi

Pahami dulu, apa itu artikulasi.

Artikulasi adalah teknik memproduksi suara yang baik dan mengucapkannya dengan jelas, nyaring, serta merdu.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), artikulasi adalah lafal atau pengucapan kata, perubahan rongga dan ruang yang terjadi dalam saluran suara untuk menghasilkan bunyi bahasa.

Ada beberapa jenis artikulasi menurut para ahli.

Namun karena pada uraian ini tentang cara membaca puisi, maka saya hanya ingin menjelaskan mengenai artikulasi yang berhubungan dengan vocal atau artikulasi suara.

Artikulasi vocal adalah perubahan saluran yang terjadi di dalam ruang dan rongga saluran suara sehingga dapat menyebabkan bunyi yang dihasilkan menjadi lebih jelas dan nyata ketika didengar.

Inilah pentingnya artikulasi vocal dalam membaca puisi.

Ketika kata per kata menjadi sebuah kalimat yang indah dalam membacakan puisi, maka akan sangat sempurna jika penyampaian kalimat tersebut memperhatikan artikulasinya yaitu ketepatan dalam melafalkan kata-kata.

Sehingga kalimat tersebut menjadi sangat jelas dan terdengar begitu nyata di telinga pemirsa atau penonton yang hadir. Hal ini juga yang menyebabkan arti dan makna puisi tersebut lebih mudah ditangkap.

2 hal tentang artikulasi ini menjadi sangat penting ketika membaca puisi.

1. Timbre yaitu warna bunyi suara (bawaan) yang dimilikinya.

Timbre adalah suatu sifat dari suara manusia atau instrumen karena beda intensitas dan banyaknya harmonic dan sub harmonic  sehingga dapat membedakan instrumen yang satu dengan instrumen yang lain.

Timbre dalam seni musik sering juga disebut dengan warna suara.

Dalam membaca puisi, pemahaman timbre adalah penting yaitu untuk memperdalam ucapan, menimbulkan rasa, dan menimbulkan bayangan angan yang jelas sehingga menimbulkan suasana yang khusus dan sebagainya.

2. Intonasi atau lagu suara

Dalam sebuah puisi, ada tiga jenis intonasi antara lain sebagai berikut :

  1. Tekanan dinamik yaitu tekanan pada kata- kata yang dianggap penting.
  2. Tekanan nada yaitu tekanan tinggi rendahnya suara. Misalnya suara tinggi menggambarkan keriangan, marah, takjub, dan sebagainya. Suara rendah mengungkapkan kesedihan, pasrah, ragu, putus asa dan sebagainya.
  3. Tekanan tempo yaitu cepat lambat pengucapan suku kata atau kata.

Ketika telah menguasainya, membaca baris puisi tentu saja menjadi lebih tenang. Pesan dari puisinya juga semakin mudah tersampaikan.

Membaca puisi itu seperti mewakili perasaan, menggambarkan apapun yang terjadi di dalam hati.
Terakhir untuk bab ini, perhatikan tips berikut untuk memastikan kesiapan anda untuk membaca puisi dengan baik di atas pentas.

Ke-3 poin penting di atas adalah besar manfaatnya jika anda semua mau sedikit meluangkan waktu untuk mempelajarinya.

Seperti di awal telah saya katakan, jangan pernah ragu untuk belajar, berlatih dan mempraktekkannya.

Semakin anda sering melakukannya, maka kemampuan anda membaca puisi akan semakin terasah dan tumbuh berkembang.

Saya yakin, ketika anda memahami tekniknya, maka anda akan mampu menjadi yang terbaik saat membaca puisi, bahkan ketika tampil di atas pentas.

(Ditulis oleh : Dwi Rahayu Octaria)

Atau langsung klik bab yang ingin anda pelajari:

Kategori Puisi

Satu pemikiran pada “Panduan Pemula | Tips Membaca Puisi yang Baik dan Benar”

Tinggalkan komentar