Cara Bangkit Pasca Perceraian yang Menyakitkan

Bangkit setelah perceraian.

Segala sesuatu yang berkaitan dengan kata perpisahan, pasti menyedihkan, mengharukan, memilukan bahkan parahnya lagi terkadang bisa menyengsarakan.

Seperti halnya perceraian. Ini adalah perpisahan yang dampaknya sangat banyak. Terutama dampak buruknya.

Sepertinya tidak ada satupun pasangan menikah di dunia yang menginginkan perceraian. Karena jika perceraian terjadi pada kehidupan rumah tangga Anda, itu bisa sangat berat.

Duka yang mendalam bagi wanita dan juga pihak pria akan sangat mempengaruhi kehidupan selanjutnya. Bahkan dirasa akan sulit sekali bangkit setelah perceraian.

Oleh sebab itu, cara menata hidup setelah perceraian akan dijelaskan pada artikel ini.

Move On Setelah Perceraian

Perceraian bukan saja menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang. Bahkan dalam Islam sangat jelas dikatakan, jika Allah sangat membenci perceraian walaupun tetap dihalalkan.

Perceraian seringkali meninggalkan duka yang mendalam bagi kedua belah pihak, atau mungkin lebih menyakitkan untuk pasangan yang tersakiti sebelumnya.

Dampak perceraian itu sendiri ternyata bukan cuma melibatkan kedua belah pihak, namun tentu saja melibatkan juga anak-anak dan merekalah sesungguhnya yang menjadi korban.

Andai saja kita membayangkan, betapa hancurnya perasaan tatkala orang yang telah begitu lama bersama, orang yang telah menjadi bagian dalam hidup, orang yang telah menorehkan berbagai kisah suka maupun duka pada akhirnya harus berpisah.

Keluarga yang pada awalnya utuh menyeluruh, akhirnya terbelah.

Sangat mengerikan..

Namun dibalik ujian berat ini, Anda harus tetap berpikir dan bersikap positif. Yakinlah dalam hati bahwa Anda harus kembali bangkit setelah perceraian ini dan mulailah bergerak maju.

Jangan pernah menoleh kembali ke belakang, karena hal itu hanya akan menyengsarakan Anda.

Memang perceraian terkadang menimbulkan rasa malu atas aib yang tercoreng dalam rumah tangga. Ini seperti sebuah kegagalan dalam satu proyek terbesar hidup Anda.

Tentu saja jika ini tidak segera diantisipasi akan sangat menyakitkan dan mengganggu hidup Anda yang harus berlanjut setelah perceraian.

bangkit setelah perceraian

Sebelum artikel ini dibuat,

Ada seorang teman wanita saya datang dan bercerita tentang kisah rumah tangganya yang beberapa waktu lalu telah hancur dan tidak dapat lagi dipertahankan.

Ia mengisahkan bagaimana rumah tangganya yang Ia bina selama 16 tahun dengan dikaruniai tiga orang anak harus kandas.

Berbagai persoalan datang menghadang silih berganti, dari mulai hal-hal kecil sampai pada satu hal yang begitu fatal. “Suami saya selingkuh“, itu gumamnya.

Hingga pada akhirnya, keputusan bercerai mereka sepakati bersama sebagai jalan alternatif terbaik untuk mengatasi permasalahan yang selama ini mereka hadapi.

Yang menjadi persoalan adalah bagaimana teman saya begitu terpuruk pasca perceraian tersebut. Ia mengatakan begitu gelapnya dan hilang semangat hidup kala itu.

Ia tidak lagi memiliki tujuan hidup bahkan sama sekali tidak mempunyai satu mimpi-pun. Begitu terpukul dan hancurnya saat itu.

Hingga pada suatu saat, entah kenapa tiba-tiba muncul satu keinginan yang begitu kuatnya untuk kembali bangkit dan berdiri menata hidup.

Life must go on, hidup harus terus berjalan.

Saya harus melanjutkan hidup.

Saya harus berjuang seorang diri menyembuhkan luka hati ini, demi masa depan saya dan anak-anak.

Meski tertatih, saya akan berusaha bangkit dari kegelapan dan menghapus air mata yang berbulan-bulan telah tumpah.

Itulah sepenggal kisah pilunya saat memutuskan bercerai, terpuruk pasca perceraian bahkan sampai akhirnya Ia kembali bisa bangkit dan memulai lagi kisah barunya dengan semangat yang juga baru.

Salah satu tantangan terbesar yang harus dilalui dari suatu perceraian adalah berkomitmen untuk menjadi bahagia, dan melanjutkan kehidupan demi anak-anak.

Selama saya mendengarkan kisahnya, saya berusaha setenang mungkin mencoba berempati dengan kesedihan yang Ia rasakan saat itu.

Jujur, saya tidak dapat berkata-kata.

Saya merasakan begitu dalamnya rasa sakit yang Ia rasakan setelah perceraiannya. Bagaimana Ia berjuang untuk bangkit dan berdiri dari keterpurukan.

Menatap masa depan dengan dua buah hatinya, luar biasa.

Ada hal yang menjadi pelajaran bagi saya, mungkin juga dapat bermanfaat untuk siapapun yang mengalami situasi seperti itu.

Mereka yang pernah terluka oleh perpisahan, akan mengerti bagaimana pentingnya menjaga sebuah hubungan.

Di bawah ini ada beberapa tips yang bisa dipertimbangkan agar Anda mampu bangkit menjalani hidup pasca perceraian.

10 Tips dan Cara Bangkit Setelah Perceraian

1. Menerima Kenyataan

Perjuangan Anda untuk mempertahankan cinta dan rumah tangga Anda telah maksimal. Tak bisa lantas membuat Anda memaksakan cinta.

Daripada Anda fokus pada pernikahan yang gagal, lebih baik Anda menguatkan diri untuk tetap bertahan melawan keterpurukan setelah perceraian.

Lupakan hal tersulit yang sedang Anda alami, mulailah jujur dan nikmati saja kepedihan itu.

Menerima kenyataan Anda dengan ikhlas akan membuat Anda jauh lebih kuat dan lebih matang.

2. Jangan menyalahkan diri sendiri

Jangan sesekali Anda menyalahkan diri Anda sendiri, berusahalah untuk bangkit secepatnya dari keterpurukan yang sedang Anda alami.

Jangan persulit lagi keadaan Anda yang telah gagal dalam rumah tangga dengan hal-hal lain yang merugikan diri Anda sendiri.

Jadikan kegagalan tersebut pelajaran saja agar hidup ke depannya menjadi lebih baik.

Percayalah bahwa perceraian itu bukanlah akhir dari segalanya. Anda harus bisa bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasanya.

3. Yakinkan diri sendiri bahwa Anda mampu move on setelah perceraian

Jangan buang energi Anda karena kegagalan rumah tangga.

Pastikan lupakan pada teori yang menyatakan bahwa diperlukan setengah dari waktu hubungan untuk proses move on pasca perceraian.

Bahagia setelah bercerai pastinya adalah tentang kemauan untuk berlapang dada dan menciptakan jalan untuk Anda bergerak maju.

Ingat, di luar sana ada banyak kisah tentang bagaimana cara bangkit setelah bercerai. Dan Anda pasti mampu melakukan seperti halnya kisah tersebut.

Yakinlah dan terus berusaha untuk keluar dari perasaan sedih dan hancur itu!

3. Fokus ke depan, jangan melihat selalu ke belakang

Dengan melihat kebelakang hanya akan membuat hati Anda kembali terluka.

Jadikanlah masa lalu sebagai pembelajaran hidup Anda agar lebih baik dan lebih bijak. Tak perlu membuka luka lama, karena hidup di depan sudah menunggu Anda untuk dijalani. Yakinlah !

Siapapun tak menginginkan perpisahan atau perceraian. Namun jika itu harus terjadi, hadapilah dengan hati tegar.

Hubungan yang sudah tak lagi bisa dipertahankan hanya akan menjadi racun dan duri dalam hidup Anda.

Anda harus percaya satu hal, kejadian yang menimpa Anda adalah yang terbaik untuk Anda, semua pasti ada hikmah dibaliknya.

5. Melakukan hal yang baru sekaligus menyenangkan

Ayo move on!

Pasca perceraian, cobalah Anda mulai menyibukkan diri dengan hal-hal baru dan menyenangkan. Dalam hal ini tentunya positif.

Mungkin saja Anda menyibukkan diri dengan berolah raga, memasak, membaca buku atau apapun itu.

Dengan melakukan hal tersebut, tentunya Anda bisa merasa lebih tenang dan menerima kenyataan dengan lapang dada.

Ketika Anda sibuk, maka sedikit demi sedikit Anda akan merasa bahagia dan melupakan permasalahan yang sedang dialami.

Jangan pernah Anda hanya berdiam diri saja, karena hanya akan menampilkan kembali bayangan-bayangan kelam di waktu lalu sehingga membangunkan kembali luka lama Anda.

Mulailah bangkit setelah perceraian itu dan tatap masa depan. Hal baik ada di depan mata Anda!

6. Meluangkan waktu untuk kerabat dan sahabat

Selain Anda menyibukkan diri dengan hal baru, cobalah Anda juga meluangkan waktu untuk sekedar bercengkrama bersama kerabat ataupun sahabat.

Hal ini akan sangat berguna bagi Anda agar pikiran Anda tidak serta merta hanya mengingat kesedihan dan kepedihan yang sedang Anda alami.

Berkumpul bersama sahabat dan kerabat akan banyak memberikan semangat untuk Anda, misalnya Anda akan mendapatkan berbagai ide, masukan atau motivasi ke arah yang lebih baik.

7. Mengurus sang buah hati

Jika pasca perceraian Anda mendapatkan hak asuh anak, maka fokuslah mengurus anak.

Usahakan Anda secepatnya membangun rutinitas yang normal pada anak.

Bantu anak memahami apa yang terjadi, pahami perasaannya dan yang terpenting adalah buat anak percaya kalau perceraian itu bukan karena dirinya.

Bermain dan berkumpul bersama anak juga akan menambah semangat hidup Anda. Anda akan merasa dituntut untuk bisa membahagiakan buah hati Anda sekarang dan di masa mendatang.

Oleh karenanya secara otomatis Anda akan termotivasi karena keberadaan buah hati Anda.

[alert-note]

Baca : Faktor Penyebab Perceraian dalam Rumah Tangga

[/alert-note]

8. Komitmen serta introspeksi diri

Manusia yang cerdas mampu belajar dari kesalahan di masa lalu dan menyalurkan energi pasca perceraian untuk melanjutkan kehidupan.

Seseorang yang bijaksana akan menjadikan perceraian sebagai kesempatan untuk tumbuh dan semakin menjadi pribadi yang matang.

Anda akan belajar dari kesalahan, mencurahkan waktu dan energi untuk menemukan siapa Anda, dan apa yang Anda inginkan untuk masa depan.

Proses ini memang membutuhkan waktu, kesabaran, dan konsistensi.

Namun ketika berhasil melakukannya, Anda akan mampu tumbuh menjadi pribadi yang stabil, percaya diri, dan tentu saja lebih bahagia.

9. Temukan sisi baru dari diri Anda

Beberapa perubahan setelah perceraian sering kali sulit dan asing buat Anda bahkan bisa jadi tidak menyenangkan.

Namun jangan khawatir, kondisi seperti itu tidak akan berlangsung lama. Hanya dalam hitungan bulan, semuanya akan kembali normal atau hati Anda mulai merasa bahagia dengan kesendirian Anda.

Coba rasakan dan temukan sisi baru dari diri Anda sendiri dengan cara mencoba hal-hal baru termasuk gaya Anda dalam keseharian.

Hal-hal sederhana yang bisa lakukan misalnya mengubah gaya rambut Anda, mencoba olahraga baru atau meningkatkan kehidupan spiritual Anda.

Anda akan bisa merasakan sesuatu yang mungkin secara tidak sadar namun secara perlahan merubah kesedihan menjadi sesuatu yang menyenangkan.

10. Berserah diri kepada Tuhan

Tuhan Maha Pengasih dan juga Maha Penyayang. Bukankah Anda percaya hal itu ?

Apapun permasalahan yang tengah terjadi pada Anda hendaknya coba libatkan Tuhan di dalamnya.

Berserah diri, meminta dan berdo’a kepada Tuhan adalah cara tepat untuk Anda dalam memantapkan hati Anda dari segala kepanikan dan kesedihan yang Anda alami.

Percayalah bahwa Tuhan tidak akan menutup mata dan telinganya jika hambanya selalu dekat dan meminta keridhoannya.

Bangkit setelah perceraian adalah wajib Anda lakukan, dan selalu ingatlah Tuhan akan kebesarannya.

Adalah hal wajar jika Anda ingin segera melewati fase berat ini, namun Anda harus menghadapinya dan berdamai dengan perasaan Anda. Jangan biarkan beban yang Anda rasakan justru mempengaruhi kehidupan Anda di masa mendatang. ”Robert Alberti, PhD
[alert-note]

Baca : Cara Cepat Melupakan Mantan Kekasih

[/alert-note]

Itulah beberapa tips bangkit setelah perceraian. Semoga bermanfaat.

1 thought on “Cara Bangkit Pasca Perceraian yang Menyakitkan”

Leave a Comment